Kamis, 20 Desember 2012

Tragis! Wanita Beranak Empat Tewas Setelah Bersetubuh dengan Anjing


Kasus kematian akibat perilaku seks menyimpang telah banyak terjadi. Meski begitu, penyaluran hasrat biologis yang tidak wajar ini masih banyak menimpa sebagian orang-orang di dunia ini. Salah satu kejadian yang menimbulkan kematian akibat perilaku menyimpang ini seperti yang menimpa seorang wanita asal Irlandia berusia 43 tahun.

Wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini akhirnya tewas setelah sebelumnya melakukan hubungan seks dengan seekor anjing gembala dari ras German Shepherd. Dia tewas akibat mengalami anaphylaxis atau reaksi alergi yang berlebihan. Nafasnya menjadi sesak disertai gejala mirip alergi kacang, namun sangat parah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun jiwanya tidak tertolong.




Seperti diberitakan The Journal, beberapa waktu lalu, peristiwa tragis ini bermula dari perjumpaan wanita beranak empat itu dengan sesama kaum fetish, bernama Sean McDonnell (57 tahun) di sebuah forum internet. McDonnell yang memiliki anjing gembala kemudian menantang wanita itu untuk bersetubuh dengan anjingnya. Akibat kematian wanita ini, McDonnell, selaku pemilik anjing, akhirnya diadili dengan ancama penjara seumur hidup.

Menurut The Journal, penyimpangan perilaku seks yang dialami oleh wanita malang itu, dikategorikan sebagai parafilia, atau ketertarikan seksual terhadap obyek yang tidak wajar. Karena obyek yang membuatnya bergairah adalah binatang khususnya yang memiliki tubuh besar seperti anjing dan kuda, maka disebut zoofilia atau bestiality.

Ternyata ketertarikan seksual yang tidak wajar ini bisa juga tertuju kepada obyek lain. Misalnya pedofilia untuk yang terangsang oleh anak kecil, atau nekrofilia untuk yang terangsang oleh mayat. Bahkan ada juga yang disebut clothes fetish yakni ketertarikan seksual seperti kepada celana dalam wanita dan rok mini.

Perilaku seks zoofilia tentu saja penuh risiko. Bukan hanya sangat beresiko memicu alergi yang mematikan seperti yang menimpa wanita di Irlandia ini, tetapi juga rentan menularkan penyakit-penyakit yang bersumber dari binatang yang ditularkan melakui kontak cairan tubuh seperti rabies. Bahkan dipercaya, penyakit HIV bermula ditemukan dari binatang kera.(Berbagai Sumber)

Advertiser