Rabu, 20 Maret 2013

Sudah Meniduri 100 Wanita, Tapi Pria Ini Tidak Memiliki Penis

Sudah Meniduri 100 Wanita, Tapi Pria Ini Tidak Memiliki Penis - Sahabat Membongkarfakta Seorang pria di Inggris terlahir dengan kelainan yang membuatnya tidak memiliki Mr P. Meski begitu, ia mengklaim pernah meniduri 100 wanita. Kini, lewat sebuah operasi ia berharap akan bisa menumbuhkan Mr P dan menjadi pria sejati.

Andrew Wardle (39 tahun), seorang petugas security dari Greater Manchester Inggris terlahir dengan kondisi yang disebut ectopic bladder atau kandung kemih tumbuh di luar tubuh. Kondisi ini membuatnya tetap memiliki buah zakar, tetapi tanpa alat vital alias penis.

Meski demikian, sepanjang hidupnya ia mengklaim pernah tidur dengan 100 wanita yang dikencaninya. Sebagian di antaranya adalah kencan satu malam (one night stand), sebagian lagi merupakan hubungan serius yang sayangnya tetap saja tidak langgeng.

"Saya mengatakan pada 10 persen dari mereka tentang kondisi sebenarnya," kata Wardle seperti dikutip dari TheSun, Senin (18/3/2013).

Ada banyak hal yang dialami Wardle saat mengatakan dirinya tidak memiliki Mr P sebagaimana normalnya pria pada umumnya. Kekasih pertamanya saat usia 17 tahun, awalnya menerima apa adanya tetapi pada akhirnya kabur juga karena tidak mendapatkan sesuatu yang Wardle tidak bisa berikan.

Di sekolah pun, ia sering di-bully karena kondisinya yang tidak normal. Ditinggalkan begitu saja oleh wanita yang dikencaninya sudah menjadi hal biasa baginya. Ia pun terjebak dalam penyalahgunaan narkoba, jenis LCD dan ekstasi sebagai pelarian.

Bukan itu saja, kondisi ectopic bladder juga memberinya banyak penderitaan di masa kecil. Ia juga mengalami gangguan fungsi ginjal dan infeksi yang mengharuskannya menjalani operasi sebanyak 15 kali. Ia pun tidak dirawat oleh orang tua kandungnya karena sejak kecil sudah diadopsi orang lain.

Drua tahun lalu, Wardle bahkan sempat berpikir untuk bunuh diri dengan minum obat di luar batas aman dengan harapan agar mati overdosis.

Kini, ia telah menyetujui serangkaian untuk menjalani operasi di University College London. Operasi ini bertujuan untuk menumbuhkan Mr P, dengan harapan bisa mengubah hidupnya menjadi pria normal seperti yang lainnya.

Langkah pertama dari operasi itu adalah mengambil jaringan kulit dari lengannya untuk ditumbuhkan di laboratorium sebelum dicangkokkan ke daerah pubis atau selangkangannya. Sesudah itu, organ baru itu akan dipasangi pompa buatan agar bisa dipakai untuk kencing. Diharapkan, pompa itu juga memungkinkan Wardle untuk berhubungan seks.

"Hal-hal seperti berhubungan seks dan berkeluarga, yang bagi sebagian orang bisa didapat begitu saja, bagi saya akan segera menjadi kenyataan," harap Wardle

Advertiser