Senin, 22 April 2013

Membongkar Fakta Pendapatan Pengemis Pangkalpinang?

Membongkar Fakta Pendapatan Pengemis Pangkalpinang?
Membongkar Fakta Pendapatan Pengemis Pangkalpinang? - Sahabat ladjunewsonline Uang yang didapatkan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel), cukup fantastis. Dalam sehari, sedikitnya mereka dapat menghasilkan uang sebesar Rp 350.000 dari mengemis.

“Saya sempat berbicara dengan mereka, dalam sehari bisa mendapatkan uang setidaknya Rp 350.000. Alangkah enaknya mencari uang di Pangkalpinang,” kata anggota Fraksi Demokrat DPRD Pangkalpinang Yahya Muhammad, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (21/04/2013).


Kebanyakan dari mereka, lanjut Yahya, tidak bisa berbahasa Bangka. “Artinya, mereka bukan berasal dari Bangka-Belitung,” ucap Yahya.


Yahya menyebut lokasi mangkal para gepeng tersebut seperti di Pasar Rumput, Pangkalbalam, dan beberapa pasar lain.


“Kami minta Dinas Sosial menertibkan. Tidak hanya itu, banyak juga yang meminta-minta dengan dalih untuk pembangunan masjid, yang kita tidak tahulah di mana tempatnya,” tutur Yahya.


Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Pangkalpinang Fitriansyah mengatakan, keberadaan gelandangan-pengemis (gepeng) kembali marak. Sampai April ini, sudah 20 gepeng yang terjaring. Menurut Fitriansyah, pihaknya sudah memulangkan sembilan gepeng.


“Sembilan orang kami pulangkan ke daerahnya. Tiga orang dirujuk ke panti rehabilitasi, dan sisanya dikembalikan ke keluarga,” ujar Fitriansyah, Jumat.


Sifat warga Pangkalpinang yang mudah memberi, lanjutnya, membuat para gepeng betah. Saat petugas Dissosnaker melakukan patroli, para gepeng yang tertangkap punya tabungan Rp 5 juta dalam dua bulan.
“Kami lihat tabungannya mencapai Rp 5 juta. Dalam sehari mereka bisa menghasilkan hingga Rp 200 ribu,” ucapnya.

Advertiser