Minggu, 16 Februari 2014

Dimas Kanjeng Diduga Seorang Penipu?

Masih ingatkah Dimas Kanjeng Taat Pribadi asal Kabupaten Probolingo, Jawa Timur yang pernah sedekahkan uang 1Milyar kepada  10.000 orang pada Juli 2013, Ia diduga telah menipu ribuan santrinya.

Dimas Kanjeng cukup populer di Jawa Timur karena dirinya bisa menarik uang ghaib. Bahkan banyak media nasional meliput aksi Dimas Kanjeng saat menarik uang pada 31 Juli 2013.

Situs www.dimaskanjengtaatpribadi.com, mengulas tentang dugaan penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng, entah ada alasan apa sehingga pemilik situs mengulas penipuan Dimas Kanjeng, Apakah pernah menjadi korban penipuan Dimas Kanjeng?

Pada kolom komentar banyak yang diduga santri Dimas Kanjeng, kecewa telah menjadi santri karena merasa ditipu, uang ratusan juta yang telah disetor tidak ada kejelasan. Bahkan saling serang antara santri juga terjadi pada kolom komentar.

Dengan janji akan digandakan menjadi milyaran rupiah, para santri rela menyetor uang puluhan juta bahkan ratusan juta.

Setiap bulan harus setor mahar menabung dan nebus sesuatu barang pada Dimas Kanjeng. Barang yang disuruh menebus dari Dimas Kanjeng diduga juga Palsu, seperti Jam tangan merk rollex, berlian, kartu karuma dan lain.

Ketika Dimas Kanjeng punya hajatan, seperti ultah anaknya, para santri juga harus menyumbang. Sumbangan uang itu nanti akan digandakan oleh Dimas di akhir tahun menjadi bermilyar-milyar, tergantung seberapa banyak mahar yang dibayar tiap bulan.

Santri kecewa karena Dimas Kanjeng selalu ingkar janji terkait pencairan uang santri (Santri menyebutnya penutupan).

Inilah dua komentar santri yang ditipu Dimas Kanjeng:

2008: Bilang mau cair
2009: Nunggu pelantikan baru cair.
2010: Sering perintah istigoshar dan selamatan mau cair.
2011: Sudah ada pembagian jadwal & itu tidak lama cair, cuma hitungan hari saja.
2012: Maulid akan cair, disuruh mandi besar, uang sudah nampak 100%
2013: Istigosah  3 kali

"Kordinator kami jg bilang awal januari 2014 ini akan caer,malah kami mulai 2 bln yg lalu wajib piket menjaga uang puluhan peti yg jumlahnya trilyunan di gudang,kami sampai sering bolos kerja karna pulang pagi capek buat perjalanan,kami dpt uang bensin,tapi kami sudah sepakat dgn kordinator,tim & seluruh anggota kami yg jumlahnya krng lbh 113 orang akan berhenti aktif dlm semua kegiatan bila januari 2014 ini tidak ada pencairan bonus atau pembagian,yg artinya memang guru kami dimas jelas PENIPU.
sebenarnya jujur saja kami udah sangat yakin usaha ini tipuan,ga ada yg namanya caer,selalu saja buat alasan unk mundur sampai bertahun2,MALAH MAHAR & BELI BARANG TEROS JALAN & semua itu butuh uang,hutang kami sudah tdk terhitung jumlahnya&nunggu caer unk melunasinya,ternyata yg di tunggu dusta terus,tiap lopot janji,dimas pasti menampakan uang dlm jumlah besar,kini baru kami sadari kalo itu semua hanya bertujuan agar semua santri diam,yakin&tidak curiga,tapi cara tersebut sudah kami hafal,kini meski ada ratusan peti berisi uang bahkan emas sekalipun,kami sudah tidak tertipu lagi,cuma 1 bukti yg kami tunggu,yakni BULAN JANUARI 2014 BENER CAER APA TIDAK,KARNA KORDINATOR & TIM KAMI BAHKAN BERSUMPAH DEMI ALLAH & ROSUL KALO DIMAS SUDAH MENGINTRUKSIKAN AKAN CAER JANUARI 2014 & TIDAK AKAN LOPOT LAGI SEPERTI DULU.
yah,kami semua cuma bisa berdoa semoga kali ini guru kami yg mulya dimas kanjeng tidak bohong dengan lagi2 mencari2 alasan untuk mundur lagi dgn alasan gaib perintah macem2 lagi atau santri buat kesalahan lagi,dll.yg intinya mundur,AMIN.

JANUARI 2014 JADI PENENTUAN,DIMAS WALI APA PENIPU."

(dan masih banyak komentar ucapan kekecewaan santri yang telah jadi korban penipuan Dimas Kanjeng)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2014 ini, dijanjikan akan ada pencairan uang di bulan Januari, tapi bulan Januari sudah lewat juga belum ada pencairan.

Tapi ada informasi katanya di undur belun Mei dan para santri diharuskan membeli “tali ali baba”, yaitu benang putih sepanjang 15cm yg harus diikatkan di tangan.

Harganya 200rb /benang. Kalau tidak memakainya berarti uang mahar yang sudah dibayarkan tiap bulan bertahun-tahun bakal hangus.

Tidak hanya situs www.dimaskanjengtaatpribadi.com saja yang mengulas penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sebuah accaunt facebook fanspage Dimas Kanjeng Taat Pribadi juga mengulasnya.

Orang yang masuk ke dalam padepokan ini seperti terbius, susah diajak mikir pakai logika lagi (salah satunya tetangga admin). Pokoknya gusti Allah itu maha kuasa, jangankan mencetak uang kertas, nurunin hujan uang juga bisa, itu keyakinan mereka.

Kenapa polisi tidak bertindak?
Itulah pertanyaan yang selalu muncul!
Polisi tidak bertindak Mungkin karena tidak ada laporan dan bukti. Kasus seperti masuk ke delik aduan. Para santri padepokan yang bertahun-tahun diporoti uangnya dan menanti pencairan juga tidak merasa dirugikan.

Mari kita lihat saja, apakah Dimas Kanjeng seorang penipu ataukah memang benar ia bisa menarik uang gaib seperti yang diberitakan?

Sumber: www.dimaskanjengtaatpribadi.com

Advertiser