Minggu, 16 Maret 2014

10 Kalimat yang Bisa Merusak Masa Depan Anak

Berhati-hatilah saat memarahi anak, bisa saja kata-kata yang anda ucapkan merusak masa depan anak anda.

Memang masalah pekerjaan atau masalah kenakalan anak bisa saja terjadi dalam kehidupan rumah tangga. Orangtua yang lelah usai bekerja akan sangat mudah marah ketika melihat kebisingan di matanya seperti kenakalan anaknya. Kedua masalah itu bisa saja membuat orangtua lepas kontrol saat berkata.

Terkadang orangtua melampiaskan kelelahannya tersebut dengan memarahi anaknya yang nakal. Hingga tanpa disadari bisa mengeluarkan kata-kata yang kasar dan menyakiti hati anak.

Hati-hati jika saat berkata, karena bisa saja perkataan orangtua tersebut menyakiti hati anaknya. Meskipun sang anak yang membuat orangtua marah, tetapi tak seharusnya orangtua untuk berkata kasar pada anaknya. Karena perkataan kasar tadi bisa memberi dampak yang buruk dan tidak pernah terpikirkan oleh orangtua sebelumnya.

Lalu, kata-kata kasar seperti apa yang merusak masa depan anak anda, seperti dikutip dibahas oleh Vemale.com

1. Kalau kamu tidak nurut, berarti kamu bukan anak mama

2. Kalau kamu nakal, mama akan meninggalkan kamu di sini

3. Kamu memang anak yang tidak berguna

4. Terserah kamu, mama tidak perduli lagi dengan kamu

5. Gara-gara kamu mama dan papa bertengkar

6. Seharusnya kamu itu bisa pintar seperti teman kamu itu

7. Seandainya kamu tidak ada, pasti tidak akan terjadi semua ini

8. Seharusnya kamu malu dengan diri kamu sendiri

9. Jika kamu tidak nurut, berarti kamu bukan anak mama

10. Sudah ! biar mama saja yang melakukannya, kamu memang tidak becus

Kata-kata kasar di atas, seharusnya tidak boleh didengar oleh sang anak, karena kata-kata kasar tersebut bisa membuat anak-anak berpikir bahwa dirinya sangat tidak berguna, dirinya selalu menyusahkan orangtua, dirinya yang selalu menyebabkan orangtua bertengkar, dan masih banyak lagi pikiran negatif yang ia dengar dari kata-kata orangtuanya tersebut. Namun, banyak juga orangtua mengucapkan kata-kata kasar itu saat memarahi anaknya.

Kata-kata itu bisa merusak masa depan seorang anak, bahkan bisa membuat dirinya merasa selalu sedih dan menyalahkan dirinya sendiri.

Sehingga, membuat anak merasa tidak percaya diri dan merasa tidak di sayang oleh orangtuanya dan tidak diharapkan kehadirannya. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat berkata, bisa jadi kata-kata membuat perkara besar untuk orangtua sendiri.

Advertiser