Kamis, 10 April 2014

5 Negara Penduduknya Paling Golput

Cahgalek.com - Rabu, 9 April 2014 Indonesia baru saja mengelar Pileg dan Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan aman. Malahan ada yang unik TPS Terpanjang di Indonesia. Tapi, berdasarkan perhitungan cepat (Quick Count Pemilu 2014) yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI), angka Golput pada Pemilu 2014 ini cukup tinggi yaitu 34 persen.

Menurut LSI, Angka Golput Pemilu 2014 mengungguli suara PDI Perjuangan (19,67%) atau Golkar (14,54%) dan Gerindra (11,86%) dan Demokrat (9,75%).

Sebelumnya, angka golput pada pemilu 1999 hanya 10,21 persen. Pada pileg 2004 angkanya naik menjadi 23,34 persen dan pada pemilu legislatif 2009 angka golput 29,01 persen.

Namun jangan kuatir angka golput Indonesia tidak separah negara lain, berdasarkan hasil Dalam 40 tahun terakhir, jumlah partisipasi pemilih dalam pemilihan umum di berbagai belahan dunia terus menurun di negara-negara maju dan menerapkan demokrasi.

Kondisi itu bisa terlihat di Amerika Serikat, Eropa Barat, Jepang, dan Amerika Latin. Kondisi ini sudah menjadi bahasan tersendiri di antara para pakar ilmu politik dalam beberapa dekade.

Penurunan jumlah warga yang mencoblos atau memilih dalam pemilu memang tidak bisa dikatakan sepenuhnya sama dengan meningkatnya angka golput atau golongan putih.Namun setidaknya angka itu bisa menunjukkan tingkat partisipasi warga di negara-negara itu dan kisaran jumlah pemilih golputnya.

Negara-negara mana saja yang tingkat partisipasinya terendah atau golputnya tinggi dalam pemilu? Simak data terbaru yang yang dilansir merdeka.com dari Institut Demokrasi dan Pemilu Internasional (IDEA).

*Gambia

Di benua Afrika yang rata-rata negaranya belum maju dan menerapkan demokrasi, Gambia tercatat sebagai negara paling sedikit jumlah warganya yang ikut mencoblos saat pemilihan umum.

Pada pemilu 2012 lalu hanya 19.44 persen rakyat mencoblos dari 796,9 ribu pemilih terdaftar. Angka itu memang kecil karena jumlah penduduk di Gambia hanya 1,8 juta jiwa.

*Thailand

Di benua Asia, Thailand menjadi negara paling rendah tingkat partisipasi warganya dalam pemilihan umum. Angka itu menunjukkan warga yang golput juga cukup tinggi.

Hasil pemilu digelar awal Februari lalu menunjukkan hanya 46,79 persen? rakyat Negeri Gajah Putih itu datang ke tempat pemungutan suara dan menyalurkan suaranya.

Kondisi itu merupakan dampak demo besar-besaran rakyat Thailand, terutama di Ibu Kota Bangkok, selama beberapa bulan sebelumnya. Mereka menuntut Perdana Menteri Yingluck Shinawatra mundur dari jabatannya. Pada pemilu Februari lalu tercatat ada 43 juta warga terdaftar sebagai pemilih dari 67 juta penduduk.

*Haiti

Sebagai negara kecil dengan populasi sembilan juta jiwa, Haiti menjadi negara paling rendah keikutsertaan warganya dalam memilih di pemilihan umum di kawasan Amerika Utara.

Dari 3,5 juta rakyat yang terdaftar, hanya 28,31 persen yang menyatakan pilihannya di tempat pemungutan suara pada pemilu 2006 lalu.

*Lithuania

Negara-negara di Eropa Barat yang sudah lebih maju dan menerapkan demokrasi memang tercatat cukup rendah tingkat partisipasinya dalam pemilihan umum. Itu sesuai dengan kecenderungan di berbagai belahan dunia dalam 40 tahun terakhir.

Namun bukan berarti negara-negara di Eropa Timur berlaku sebaliknya. Lithuania misalnya. Negara dengan populasi 2,9 juta jiwa ini pada pemilu 2012 lalu hanya mencatat angka 35,91 persen partisipasi warganya dalam pemilu, padahal jumlah rakyat yang terdaftar buat mengikuti pemilu ada 2,4 juta.

*Nigeria

Nigeri termasuk negara yang jumlah partisipasinya rendah dalam peilihan umum di benua Afrika.Dari 73,5 juta pemilih terdaftar, hanya 28,9 persen yang menyalurkan suaranya pada pemilu 2011. Angka pemilih terdaftar itu pun kurang dari separuh jumlah total penduduk Nigeria yang mencapai 155,2 juta jiwa.

Nah, itulah Lima Negara Yang Paling Golput Di Dunia. Semoga pada Pilpres 2014 nanti angka golput sedikit.

Advertiser