Sabtu, 10 Mei 2014

Sadis, Dukun di Aceh Perkosa Anak dan Makan Ari-Ari

Cahgalek.com - Seorang dukun sakti berinisial S (55) yang tinggal di Desa Gampong Cot Meukaso, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh memperkosa anak kandung berulang-ulang hingga anaknya hamil 5 kali.

Dukun yang dikenal sakti karena bisa mengobati luka dengan hanya mengusapnya saja itu, memperkosa anak gadisnya Mawar (bukan nama sebenarnya) sejak usia 15 tahun hingga anak gadisnya itu sudah berusia 30 tahun.

Seperti dikutip dari merdeka.com, Mawar diperkosa oleh ayah kandungnya sejak masih berusia 15 tahun dan selama 15 tahun. Selama kurun waktu itu, Mawar sudah 5 kali hamil akibat perbuatan bejat ayahnya. Ayahnya selalu memaksa agar janinnya digugurkan.

"Mawar saat ini sedang hamil enam bulan dan sudah kita evakuasi untuk merawatnya dan memulihkan traumatik yang dialaminya," kata Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Pidie Jaya, Rosmiati, Jumat (9/5/2014).

Kesadisan S belum berakhir, dukun yang dikenal sakti itu ternyata juga memakan plasenta alias ari-ari si jabang bayi. S memakan mentah-mentah ari-arinya dari janin putrinya tersebut.

Dukun sakti itu dalam keseharian dikenal berperilaku sangat temperamental. S sangat mudah tersinggung dan bisa mengamuk sendiri tanpa ada sebab.

Setiap harinya, tanpa banyak bicara dengan siapapun. S ke mana-mana membawa parang yang telah diasah tajam. Bahkan istri dan keempat anaknya setiap hari hidup di bawah ancaman dan tidak mampu menghalang dan menghentikan apapun yang S lakukan baik di luar rumah maupun apa yang terjadi di dalam rumah tangga mereka. Saat memperkosa putri sulungnya, S juga selalu mengancam dengan parang yang tajam itu.

Namun bila ada orang sakit terluka benda tajam, tak perlu dioperasi bila datang ke S. S cukup mengusapnya maka luka tersebut seketika akan menghilang.

Warga kemudian menaruh curiga karena Mawar anak sulung S berkali-kali hamil, akan tetapi warga mengetahui Mawar belum memiliki suami. Selain itu warga juga menaruh curiga karena ayah korban berperilaku aneh dan sangat tertutup. Mereka pun bersekongkol untuk menggerebek S di dalam rumahnya. Namun saya usaha penggerebekan tersebut gagal. S yang dikenal dukun sakti itu berhasil kabur ke hutan yang tak jauh dari rumahnya.

Penggerebekan itu terjadi sekitar awal bulan April lalu dan hingga kini S belum bisa kembali ke rumahnya. S masih bersembunyi di hutan dan membuat warga cemas. Sementara itu putri sulungnya yang sedang hamil 6 bulan sudah dievakuasi.

Advertiser