Sabtu, 26 Juli 2014

Menggugat Hasil Pilpres ke MK, Prabowo-Hatta Minta Bantuan Dukun?

Cahgalek.com - Kemarin calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggugat hasil Pilpres 2014 yang dimenangkan Jokowi-JK, Jumat (25/7/2014).

Ada pemandangan unik terjadi menjelang kedatangan pasangan Prabowo-Hatta, dimana terlihat seorang perempuan yang mengenakan tutup kepala dan seorang laki-laki berpakaian serba hitam dua orang layaknya dukun melakukan ritual di bawah pilar MK.

Seperti dikutip dari kompas.com, mereka membawa patung yang kemudian diletakkan menghadap ruang sidang utama gedung MK. Selain itu, banyak pula pernak-pernik ritual yang terbungkus.

Untuk tujuannya memang belum bisa dipastikan. Pria berambut panjang itu hanya berdiam diri di bawah pilar. Sementara perempuan dengan tutup kepala kain dalam posisi duduk dan lakukan gerakkan layaknya sedang beritual. Dari mimik mulutnya terlihat komat kamit bacaan yang entah dimaksudkan dan ditujukan untuk apa dan siapa.

Tidak lama kemudian mereka meletakkan satu dua buah patung menghadap ruang sidang utama gedung MK. Selain patung, juga ada bungkus-bungkus lain.

Si laki-laki berpakaian hitam dan berambut gondrong tersebut pertama-tama menghadap ruang sidang utama MK. Dia berdiam diri. Tidak melakukan gerakan. Sedangkan perempuan bertutup kepala dengan kain tersebut duduk di sebelah kanan laki-laki itu. Gerakannya seperti membuat ritual.

Perempuan tersebut kadang mengangkat tangannya ke atas kemudian menurunkannya melalui dadanya. Terkadang membentuk posisi seperti sikap berdoa pada umumnya sambil mulut berkomat-kamit.

Ketika Tribunnews hendak mengambil gerakan, seorang perempuan lain ternyata mengawasi. Dia melarang mengabadikan aktifitas kedua orang tersebut. Perempuan tersebut juga mengenakan penutup kepala. Kejadian tersebut berlangsung lama. Beberapa orang yang mengenakan atribut pasangan Prabowo-Hatta kadang memperhatikan kadang juga tidak.

Lalu bagaimana pendapat Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie soal dukun tersebut?

"Kita harus hormati orang berupaya. Kenapa anda khawatir? Ini kan segala macam upaya yang dilakukan orang buat menang, soal hasil itu nanti kita tunggu pembuktiannya di ruang sidang," kata Jimly saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (26/07).

Lebih penting dari itu, dia melanjutkan, nanti hukum menyediakan jalan bagi siapapun, termasuk Prabowo-Hatta menggugat proses pemilu ke MK.

"Jadi nanti silakan dibuktikan di ruang sidang, dari 132.896.438 suara, mana yang sah. Proses (pemilu) itu sama pentingnya dengan hasil. Bahkan namanya proses itu juga bisa menjadi jalan meredakan kemarahan orang," kata Jimly.

"Kalau orang kalah, tapi prosesnya maksimal dan baik, dia (orang kalah) akan puas. Tapi kalau ada ganjalan, sampai mati tidak terpuaskan."

Apakah Dukun itu disuruh Prabowo-Hatta? ataukah disuruh Jokowi-JK? atau mungkin ada pihak yang sengaja iseng?

Advertiser