Senin, 29 September 2014

14 Tanda Kamu Calon Menantu Idaman Mertua

Cahgalek.com - Setiap pasangan kekasih pastinya berharap hubungan mereka sampai kejenjang kepernikahan. Tapi, apakah kamu saat ini sudah membangun hubungan baik dengan keluarga pasanganmu? Sudah cukup pantaskah kamu menjadi calon menantu yang baik?

Untuk memastikan apakah kamu sudah menjadi calon menantu yang baik. Ini ada ciri-ciri atau tanda menantu idaman seperti dikutip dari hipwee.com.

1. Bisa Menghargai Keberadaan Orang Tuamu Sendiri

Menjadi calon menantu yang baik ditunjukkan saat kamu bisa menghargai kedua orang tuamu sendiri. Ketika kamu benar-benar menghargai keberadaan kedua orang tua kamu, kemungkinan besar kamu pun bisa menempatkan calon mertuamu kelak di posisi yang sama.

Kalau menghargai orang tua sendiri saja kamu tidak bisa, bagimana kamu mau menghargai orang tua pasanganmu?

2. Berselisih Dengan Orang Tua, Tanpa Harus Bermusuhan

Perselisihan dengan orangtua memang sering tak terhindarkan. Tapi kamu menyadari bahwa orang tuamu hanyalah manusia biasa yang juga bisa berbuat kesalahan. Mereka bisa saja menyakiti hatimu, mengeluarkan kata-kata yang membuatmu tersinggung. Namun, kamu tahu berselisih tidak berarti harus selalu bermusuhan.

Kamu bisa saja kesal dan memendam sakit hati, tapi bukan berarti kamu harus membalas mereka dengan kata-kata kasar. kamu sudah cukup dewasa untuk menunjukkan kontrol diri yang baik. Sesakit hati apapun, mereka tetaplah orang tua yang layak kamu hormati.

Ketika kemampuan mengelola perselisihan ini sudah kamu miliki sejak lajang, friksi dengan mertua akan lebih mudah kamu hadapi di masa depan. Rasa mafhum bahwa konflik dalam hubungan orang tua-anak memang tak terhindarkan akan jadi bekal yang baik untukmu dalam perjalanan menjadi calon menantu yang baik.

3. Pandai Menjaga Penampilan

Tidak dipungkiri, penampilan fisik tetaplah penting. Hal yang sama berlaku di tengah keluarga dan teman-teman pacarmu.

Orang yang baru pertama kali bertemu denganmu tidak bisa langsung menilai karaktermu dari sifat dan watak, apa yang kamu tampilkan lah yang jadi modal penilaian awal. Mereka yang belum mengenalmu secara personal akan menilaimu dari penampilan fisik yang kamu tunjukkan.

Karena itu, menjaga penampilan fisik diperlukan bukan hanya untukmu. Penampilan fisik yang terawat dan menarik juga akan menguntungkan pasanganmu.

Ibaratnyanya, saat kamu dibawa ke keluarga dan koleganya kamu gak malu-maluin deh. Bukan berarti penampilan fisik adalah segalanya ya.

Tapi gak ada salahnya ‘kan tampil menarik demi menjaga citra pasangan dan tentunya membahagiakan diri sendiri?

4. Mengenal Keluarga Pacar Dan Bersedia Berusaha Mengenal Mereka Lebih Dalam

Keluarga pasangan bukan lagi bagian asing dari hidupmu. kamu sudah diperkenalkan ke mereka, beberapa kali sudah bertemu mereka, bahkan kamu sudah bertemu muka langsung dengan orang-orang penting di hidup pasanganmu. Namun tidak berhenti di situ, kamu pun bersedia meluangkan waktu dan tenaga demi mengenal mereka lebih dalam.

Sesekali kamu malam keluarga pasanganmu atau kamu harus mengubah rutinitas kencan dari yang sebelumnya selalu di mall atau bioskop ke rumah pasangan, demi punya kesempatan untuk bercengkerama dengan mereka.

5. Luwes Membawa Diri dan Mampu Membaur Dengan Keluarga Pacar

Kamu harus tahu perbedaan kebiasaan dikeluarga pasanganmu dan hal ini membutuhkan usaha menyesuaikan diri yang tidak bisa dianggap remeh. Seperti, saat di rumah kamu terbiasa masuk rumah mengenakan sepatu, di keluarga pasangan kaus kaki saja sudah harus dilepas sejak masih di depan pintu masuk.

Walau kebiasaan keluargamu dan keluarganya berbeda, kamu tidak canggung saat harus masuk dan berbaur dengan keluarganya. kamu mampu membawa diri dengan baik agar bisa diterima, tanpa harus kehilangan jati dirimu yang sesungguhnya.

Salah satu tanda kamu sudah siap jadi calon menantu yang baik adalah ketika kamu mampu mengakali perbedaan tersebut dengan bijak.

6. Saat Keluargamu dan Keluarga Pacar Kerepotan, kamu Tak Keberatan Mengulurkan Tangan Untuk Membantu.

Seorang calon menantu yang baik menyadari fungsi penting keluarga, dimana kamu sudah terbiasa membantu kerepotan keluargamu semenjak masih lajang, bagimu kerepotan mereka adalah kerepotanmu juga.

Begitu pun saat kamu berada di tengah keluarga pasangan. Saat kamu melihat ibunya kerepotan membereskan meja makan, kamu bisa dengan ringan menawarkan bantuan. Tindakanmu ini kamu lakukan karena kamu sadar bahwa itulah tanggung jawabmu sebagai orang yang lebih muda untuk meringankan beban keluarga.

Kamu lakukan itu dengan tulus memberikan bantuan. Bukan buat cari muka atau demi kamu diterima oleh keluarga pasangan.

7. Berusaha Untuk Selalu Menjaga Hati Keluarga Pacar

Bukan hanya mereka yang asing bagimu, kamu pun adalah sesosok manusia yang baru dan belum dikenal oleh mereka. Ibaratnya nih, orang tua dan keluarga pasanganmu akan berpikir:

“Siapa nih orang? Dateng-dateng ngambil anak gue, dateng-dateng mau ngerebut kakak gue.” Rasa tidak terima karena merasa orang terdekat mereka “dicuri” olehmu ini harus bisa kamu sikapi dengan tenang.

Kamu tidak menganggap hal tersebut sebagai hambatan. kamu tahu diri, menyadari bahwa posisimu sebagai “orang baru” memang membuatmu harus berusaha lebih keras.

Berbagai cara rela kamu jalankan demi bisa lebih dekat dengan keluarga pasangan. Mulai dari membelikan kado untuk ulang tahun saudaranya, menemani ibunya jalan-jalan, sampai membawakan makanan kesukaan adiknya selepas kalian pulang kencan.

Kesadaran ini menunjukkan kedewasaanmu sebagai pribadi. kamu tak ingin orang-orang terdekat pasangan merasa tersakiti oleh kehadiranmu, apapun akan kamu lakukan demi menjaga hati mereka hingga bisa diterima sebagai anggota keluarga baru.

8. Bisa Meyakinkan Orang Tua Pacar Bahwa Anak Mereka Akan “Tercukupi” Bersamamu

Salah satu kualitas penting yang wajib dimiliki oleh calon menantu idaman adalah kemampuan untuk menjaga pasangannya sebaik mungkin.

Tidak ada orang tua yang “rela” melepas anaknya ke tangan orang yang nggak bertanggung jawab kan? Tanda kamu sudah siap jadi calon menantu yang baik adalah ketika kamu bisa mencukupi semua kebutuhan pasangan.

Kalau dia doyan masak, kamu rela jadi lidah yang akan mencicipi segala masakan hasil percobaannya. Tak peduli sekacau apapun rasanya. Kalau pacarmu penakut pulang malam sendirian, kamu sigap jadi orang yang akan menemaninya saat harus pulang larut. Melihat kesungguhanmu membahagiakan anak mereka, orang tua manapun akan luluh dan bersedia menitipkan buah hatinya dalam penjagaanmu.

9. Hubungan yang Sedang Dijalani Terbukti Membawa Kalian Ke Arah yang Lebih Baik

Hubungan yang kalian jalani membawa pengaruh positif ke diri masing-masing. Kamu dan pacar makin giat belajar, semakin berprestasi, semakin giat bekerja.  Kalian tumbuh lebih baik sebagai manusia saat bersama. Orang tuamu dan orang tua pasangan pun bisa melihat hal ini secara nyata.

Tidak ada yang patut dipermasalahkan dari hubungan yang sedang kalian jalani. Kebersamaanmu dan pasangan terbukti membuat hidup kalian mengarah ke jalan yang lebih bermanfaat. Jika ini yang terjadi, tak ada alasan lagi ‘kan untuk menolak calon menantu sepertimu?

10. Memiliki Pribadi yang Berprinsip Kuat, Tapi Tetap Bisa Menghargai Pendapat Keluarga Pacar

Kamu adalah orang yang bisa mendengar masukan dari orang lain, menerima dan memprosesnya jika masukan tersebut memang baik bagimu.

Namun, kamu tetap punya prinsip yang kamu pegang erat-erat. Setiap keputusan dalam hidupmu tidak akan pernah keluar dari jalur prinsip yang kamu yakini.

Contohnya, kamu adalah wanita yang percaya kalau istri tidak boleh hanya sekedar di rumah. Wanita harus bekerja agar bisa berdaya. Tapi berbeda dengan pendapat keluarga pasangan. Menurut mereka, wanita itu ya harus di rumah untuk mengurus keluarga. Menghadapi perbedaan pendapat macam itu kamu bersedia membuka telinga untuk mendengar masukan dan mencari jalan tengah.

Akhirnya, kamu memilih melakoni pekerjaan purna waktu yang bisa dikerjakan dari rumah agar semua pihak merasa diuntungkan. Dengan begini, prinsipmu sebagai pribadi tidak hilang dan tetap bisa menghargai keluarga pacar.

11. kamu Mencintai “Dunia” Pacarmu Sebesar kamu Mencintai Orang yang Paling kamu Sayang Itu

Seorang calon menantu yang baik, pada akhirnya, adalah dia yang bisa mencintai hal-hal penting dalam hidup pasangannya sebesar rasa sayangnya pada orang yang paling ia cinta.

Kalau pacarmu sayang sama Mamanya, kamu pun harus bisa mencintai dan dicintai beliau. Kalau pacarmu suka anjing, kamu pun harus mau membagi cintamu dengan hewan kesayangannya itu.

Saat kamu sudah menunjukkan usaha terbaikmu untuk turut mencintai “dunia” pacarmu, saat itulah dunia pacarmu juga akan membuka pintunya lebar-lebar untuk menerimamu.

12. Tidak Gampang Ngambek Sama Pacar.

Masa-masa ngambek nggak penting sama pacar sudah lewat. kamu tidak lagi cemburu saat ia menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, kamu tidak lagi keberatan kalau ia absen di malam minggu untuk menggeluti hobinya. kamu tahu bahwa hubungan kalian bukan kontes cari perhatian di mana kamu harus selalu jadi pemenangnya.

Kamu sadar bahwa pacarmu punya dunia lain yang juga penting. Keberhasilanmu bukan terlihat saat dia 100% mencurahkan waktunya untukmu. Justru saat kehidupannya seimbang dengan kehadiranmu di sisinya, barulah kamu patut berbangga sebagai pasangannya.

13. Saat Ada Masalah Dengan Pacar, kamu Bisa Menghadapinya Secara Dewasa

Saat kamu dan pacar dihadang masalah, kamu bisa menghadapinya layaknya orang dewasa. Kalian bisa duduk berdua, membicarakan hal yang mengganjal hubungan secara baik-baik.

Tidak perlu ada drama yang berlebihan di dunia nyata pun di media sosial. Tidak perlu juga menyalahkan orang lain yang tidak ada hubungannya dengan masalah kalian.

Kemampuan menyelesaikan masalah secara dewasa akan sangat bermanfaat bagi kehidupan hubungan kalian kelak.

Saat kamu dan pacar sudah menjajaki hubungan ke arah yang lebih serius, kemampuan menyelesaikan masalah yang baik akan membuat hubungan yang dijalani lebih aman menghadapi gempuran problem.

Membicarakan masalah secara baik-baik akan memudahkan kalian mendapat jalan keluar.

14. Bisa Berkompromi, Rela Menekan Ego Demi Mencapai Tujuan Bersama

Menjadi seorang calon menantu yang baik untuk keluarga pacar melibatkan proses belajar menekan ego. Kenapa harus menekan ego?

Sebab ketika kamu sudah memutuskan berkomitmen serius dengan seseorang, secara otomatis kamu juga harus berkompromi dengan keinginan orang-orang di sekitarnya.

Perwujudan menekan ego ini sudah bisa terlihat dari perilakumu sehari-hari. Semisal kamu dan pacar sedang ingin makanan hangat, kamu mau mie ayam dan dia ingin bakso.

Jika mau menuruti ego sendiri, kamu bisa memaksa pacar untuk ikut makan mie ayam. Tapi kamu sadar, makanan hangatlah yang jadi tujuan kalian. Kali ini kamu mengalah untuk ikut makan bakso pun tak masalah, selagi hangat.

Itu baru kompromi dengan pacar. Kelak, ketika kamu sudah terlibat lebih jauh dalam keluarganya akan lebih banyak kompromi yang harus kamu lakukan.

Seorang calon menantu idaman adalah dia yang rela menekan ego pribadi demi mencapai tujuan bersama yang bisa membahagiakan semua pihak.

Nah, itulah 14 tanda kamu calon menantu idaman mertua. Apakah kamu memang seorang calon menantu yang baik bagi pasanganmu? Kalau iya, selamat. Jika belum, tenang! Masih ada waktu.

Advertiser