Rabu, 24 September 2014

Isu Facebook Berbayar Ternyata Hoax

Cahgalek.com - Beredar kabar bahwa media sosial Facebook mulai tanggal 1 November 2014 akan mengenakan biaya keanggotaan sebesar US$2,99 per bulan ternyata rumor itu adalah palsu. [Baca: Per 1 November Facebook Tak Lagi Gratis]

Dikutip dari tribunnews.com, Isu dikenakan biaya bulanan yang setara Rp 32.890 bila kurs Rp 11.000 /US$ ternyata hanya berita hoax saja. Rumor itu pertama kali muncul dari situs berita satir Nationalreport.net.

Nationalreport.net menulis bahwa raksasa jejaring sosial itu akan mengenakan biaya keanggotaan terhitung per 1 November mendatang.

Untuk lebih menyakinkan, dalam artikel berita juga memuat kutipan pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.

"Nationalreport adalah situs berita satir yang memuat berita palsu," tulis The Economic Time, Selasa (23/9/2014).

Pihak Facebook kini tengah berusaha memerangi berita palsu semacam ini. Facebook pun akan menandai situs situs berita satir.
   
Sebelumnya diberitakan dari situs itu, bahwa terhitung 1 November mendatang para pengguna Facebook tidak bisa menikmati layanan sosial media tersebut secara cuma-cuma. Pasalnya, Facebook bakal mengenakan biaya keanggota sebesar US$2,99 per bulannya atau setara Rp 32.890 dengan kurs Rp 11.000 /US$.

Dalam situs itu juga dimuat, kalau penguna facebook mau gratis, penguna facebook harus menuliskan permintaan dengan meng-update status di akun Facebook I AM POOR FACEBOOK PLEASE WAIVE MY MONTHLY FEE. Dengan disertai hastag #FacebookMonthlyFee

Advertiser