Senin, 29 September 2014

Tak Hanya di Jepang, Ternyata Pemburu Celana Dalam Bekas Cewek Juga Banyak di Indonesia

Cahgalek.com - Di Jepang celana dalam (CD) bekas cewek laris manis dijual. Dan ternyata pemburu CD bekas cewek, tante dan janda di  Indonesia juga banyak lho. Bahkan di Indonesia ada komunitas Pecinta Celana Dalam Bekas cewek yang membernya 12 Ribu member.

Kalau di Jepang, penggemar celana dalam wanita bekas ini dinamakan burusera. Ada juga toko alat bantu seks yang menjual celana dalam wanita bekas pakai ini. Rata-rata yang paling banyak diminati adalah celana yang pernah digunakan anak sekolah menengah atas.

Biasanya celana dalam bekas itu dikemas dengan foto gadis pemakainya. Harganya bervariasi, mulai dari 10 USD atau sekitar Rp 116.000 hingga 20 USD atau Rp 230.000. Yang satu set berisi sembilan buah celana dalam dengan foto pemiliknya bahkan dijual di atas USD 100 atau Rp 1,1 juta.

Tak cuma celana dalam, beberapa situs sex toy Jepang juga mengiklankan aneka pakaian dalam bekas anak SMA. Termasuk baju senam, stocking hingga baju seragam model sailor. Peminatnya cukup banyak.

Tak hanya itu saja, celana dalam bekas cewek SMA yang dijual. Celana dalam bekas perawan di Jepang juga laris manis dijual.

Kalau di Indonesia, pemburu celana dalam bekas pakai ini disebut celdamers. Komunitas ini banyak tersebar di media sosil dan bahkan ada cewek yang menjual celana dalam bekas pakainya di blog.

Di laman komunitas pemburu CD bekas cewek yang membernya 12 Ribu ini, di depan terpajang belasan foto celana dalam bekas perempuan. Berbagai rupa, jenis, dan foto bekas pemilik celana dalam disuguhkan bagi para anggotanya, tidak ketinggalan sejarah mendapatkan seluruh cawat juga dituliskan.

Sebut saja Vid, sejak dua tahun terakhir bergabung ke dalam komunitas itu. Dengan profil akun Facebook palsu buatannya, dia mulai berteman dengan sesama pencinta celana dalam.

"Kita sesama anggota mulai bertukar nomor telepon dan berbagi apa saja berhubungan dengan celana dalam wanita bekas," kata Vid, seperti dikutip dari merdeka.com.

Vid mengaku hobi sensitif dan cukup memalukan ini membuat seluruh anggota di laman Facebook itu tak sepenuhnya mau membuka diri.

Mereka rata-rata hanya main-main saja. Namun, ada beberapa anggota serius mengikuti segala kegiatan sesama anggota.

"Macam-macam jenisnya, kita sebutnya pencinta soalnya nggak ada registrasi anggota seperti apa? resminya kayak bagaimana? ujar lelaki 27 tahun ini. "Jadi kita sebutnya pencinta saja, soalnya kebanyakan ada yang main-main, ada juga yang serius."

Dia pernah berbicara melalui telepon dengan pendiri laman Facebook komunitas itu, seorang lelaki muda dan mempunyai hobi sama dengan dia, mengoleksi celana dalam bekas wanita.

"Umur 23, tinggalnya di Jakarta. Tak pernah buat kegiatan besar, paling sesama celdamers saja bikin kumpul kumpul sendiri," tutur Vid.

Sekarang ini anggota celadamers mulai membentuk komunitas-komunitas kecil dari laman komunitas itu.

Beberapa celdamers dari berbagai wilayah terdekat mulai membagi informasi dan cerita celana dalam bekas perempuan atau lelaki.

"Dari Bekasi, Bogor, Bandung, banyak kok. Semua pencinta ada yang wanita juga," katanya.

Laman Facebook komunitas pencinta celana dalam bekas wanita itu dibentuk sejak 17 Agustus 2012. Sudah 179 orang membicarakan laman dan 12 ribu lainnya memberi tanda suka.

Vid biasa bermasturbasi dan berimajinasi dengan si pemilik celana dalam. Jantungnya berdebar keras, birahinya menggelegak. Sambil mencengkeram celana dalam bekas.

Dia mengawali dengan menciumi cawat tepat di bagian vagina. Di daerah itu sensasi seksualnya bisa memuncak sambil. Dia beronani memakai cawat bekas janda kesukaannya hampir dua kali sepekan.

Vid mendapatkan celana dalam bekas janda itu saat berkunjung ke butik pakaian bersama kekasihnya di Jakarta. Selepas itu pemilik butik, janda beranak satu, itu mulai menjalin hubungan gelap dengan dirinya hingga ke ranjang.

Setelah kian intim, Vid mulai memberanikan diri meminta celana dalam selingkuhannya. "Tadinya nggak mau diminta takut nanti diguna-guna, tapi pas dijelasin buat hilangin kangen lewat celana dalamnya baru dikasih," kata Vid.

Vid sudah mempunyai puluhan cawat bekas perempuan. Rata-rata koleksinya itu memiliki kisah untuk memperoleh. Malahan beberapa cawat didapat dari laman komunitas pecinta celana dalam bekas wanita di jejaring sosial dengan cara membeli. Ada akun wanita memang dengan sengaja menjualnya dengan alasan fulus.

"Beli bisa Rp 50 ribu satunya, macam-macam tergantung kondisinya," ujar Vid. "Dalam setiap cawat wanita ada sensasi bau berbeda beda. Setiap wangi bisa menimbulkan nafsu dan imajinasi pemilik celana dalam."

Selama ini kekasihnya tak pernah mengetahui hobi seksualnya ini. Dia bisa beronani cepat di tengah kesibukannya. Dia merasa hobinya itu bisa menyalurkan hasratnya tanpa harus bersetubuh dengan kekasihnya. "Kalau lagi kepengen bisa langsung," tuturnya seraya tertawa.

Dia mengaku masih suka berburu cawat sesuai wanita seleranya. Semakin sulit mendapatkan cawat perempuan pujaannya, nafsu birahinya kian memuncak jika sudah didapatkan.

Tak hanya Vid, Lelaki berinisial HD itu sering beronani sambil memakai cawat bekas perempuan. Penisnya tegang di dalam celana dalam ungu. Nafsu birahinya ikut menghipnotis kedua tangan dan pikirannya di dalam cawat berukuran kecil.

Dia mengaku lebih bergairah jika sudah memakai celana bekas wanita. Pikirannya lalu melayang ke mantan pemilik cawat.

"Dengan cara seperti itu lebih enak dibanding bersetubuh langsung dengan wanita. Sudah bosan, enakan begitu," kata HD.

Untuk mendapatkan celana dalam perempuan itu, HD biasanya berburu di kawasan kos-kosan perempuan di Jakarta Pusat. Bergaya bak detektif, dia mulai mencari siasat buat mengambil cawat di atas tali jemuran.

"Pertama lihat dulu cewek-ceweknya di lokasi kos-kosan. Kalau sudah dapat baru kita bisa menyamar cek meteran listrik atau air," ujarnya. HD juga pernah menyamar menjadi petugas sensus.

Untuk jenis celana dalam, HD lebih menyukai bertipe g-string. Menurut dia, dengan model seksi seperti itu lebih asyik jika sedang menikmati. Dia sudah mempunyai hampir 20 celana dalam bekas bertipe g-string. "Enak apalagi model begitu bisa buat langsung nafsu, kayak di film-film porno," tuturnya.

HD merupakan anggota pecinta celana dalam bekas wanita biasa disebut celdamers. Lelaki lajang ini mengaku sudah mendapatkan teman sesama celdamers di Facebook.

Beberapa di antaranya masih berkomunikasi untuk saling berbagi informasi sumber mendapatkan celana dalam bekas wanita bertipe g-string.

"Ada dapat beberapa teman lelaki juga tapi jarang cewek. Mungkin malu-malu kalau perempuan," katanya. HD banyak bertukar celana dalam bekas model g-string dengan sesama celdamers melalui komunitas itu.

Beda dengan di Jepang, disana celana dalam bekas cewek dijual dan di bungkus dengan rapi. Sementara di Indonesia apa adanya.

Cahgalek.com mencoba masuk disalah satu blog penjual celana dalam bekas cewek. Di blog itu dipajang celana dalam bekas dan juga foto celana dalam itu saat dipakai pemilikinya.

Sementara itu, Ahli seks, dokter Andi Sugiarto, menyebut perilaku menyimpang seksual itu disebut fetish. Mereka mengalami kelainan secara jiwa, dengan menyimpan pakaian dalam wanita untuk melakukan kegiatan seksual.

Ada beberapa sebab mengakibatkan seorang lelaki berperilaku fetish. "Biasanya mereka mengalami setelah puberitas. Ada dua kategori penderita, fetish berat dan ringan," katanya saat dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya pekan lalu.

Para penderita umumnya mempunyai bersikap tertutup. Perilaku seksual menyimpang ini bisa disembuhkan jika pengidap mau membuka diri. "Kelainan ini, memang agak sulit
untuk disembuhkan. Rata-rata penderitanya tak mau terbuka dan berbagai pikiran dengan ahlinya," ujar Andi.

Penderita lebih puas dengan mencuri pakaian dalam lalu beronani atau bersenggama secara diam-diam dan berlangsung terus menerus bisa dikategorikan fetish berat. Atau dalam berhubungan intim kedua pasangan lalu didului dengan mencium atau meraba pakaian dalam bisa disebut penderita ringan.

"Peran pasangan juga bisa secara aktif menghindari atau membuat semenarik mungkin untuk menghilangkan kelainan pikiran tersebut," tuturnya.

Penderita fetish bisa dialami oleh lelaki atau wanita. Penyebab kelainan ini terletak pada pikiran dan obsesi berlebihan terhadap satu bagian tubuh atau benda dari pasangannya.

Advertiser