Kamis, 09 Oktober 2014

8 Cara Mengetahui Sesorang Sedang Berbohong

Cahgalek.com - Setiap hari kita pasti mendengar banyak cerita, baik cerita dari teman atau gosip dari tetangga. Tapi, terkadang kita sulit menentukan apakah yang dicerita kepada kita itu sedang berbohong atau tidak. Apakah kamu tahu bagaimana mengenali tanda-tanda orang berbohong?
Walaupun terkadang ketidaktahuan adalah sebuah berkah. Namun pada umumnya kita semua tentu ingin tahu saat seseorang sedang berbohong atau tidak.

Nah, ini ada beberapa cara untuk mengetahui seseorang bohong. Kamu hanya perlu mengetahui apa yang diperbuat orang itu. Berikut cara-cara mengetahui seseorang sedang bercerita bohongan

1. Kedipan Mata

Berkedip adalah salah satu refleks manusia yang tidak bisa dihindari dan selalu dilakukan setiap beberapa detik. Jadi apabila seseorang sama sekali tidak berkedip atau hanya berkedip sedikit sekali selama ia berbicara, maka kamu boleh mempertanyakan apakah ia sedang berbohong atau tidak.

Berlaku kebalikannya, mereka yang saat berbicara, berkedip terlalu berlebihan juga memiliki kemungkinan bahwa mereka sedang menceritakan sebuah kebohongan.

2. Mengalihkan Pandangan

Beberapa dari Anda pasti sudah pernah mendengar atau bahkan melihat secara langsung bagaimana seseorang yang sedang berbohong terkadang mengalihkan pandangan dari lawan bicara mereka.

Beberapa berargumen bahwa hal ini hanyalah sekedar mitos namun banyak juga yang percaya bahwa hal ini adalah benar apa adanya, jadi tidak ada salahnya kita mengetahui cara mendeteksi kebohongan satu ini bukan?

Saat seorang pembohong sedang berbicara, ia akan secara tidak sadar mengalihkan perhatian dari lawan bicaranya biasanya dengan melihat ke atas kanan atau atas kiri apabila ia bertangan kidal, namun juga bisa hanya dengan sekedar mengalihkan pandangan mereka.

3. Pergerakan Tangan

Jika kamu ingin mengetahui apakah lawan bicara kamu sedang bohong atau tidak maka selalu perhatikan apa yang dilakukan lawan bicara kamu dengan muka atau daerah kepalanya.

Walaupun sulit untuk diterapkan kepada orang dengan karakter visual, namun mereka yang sedang berbohong pada umumnya akan memiliki pergerakan tangan yang sangat aktif dan juga terkaitkan atas wajah atau daerah kepala mereka.

Beberapa contohnya adalah menggigit atau menjilat sebagian bibir mereka, memainkan rambut, menutupi leher, atau juga memainkan bibir dan telinga mereka dengan tangan. Yang paling signifikan di sini adalah apabila mereka memainkan bibir atau telinga mereka. Jika iya maka wah ada kemungkinan besar Anda sedang dibohongi lawan bicara Anda.

4. Menutupi Mata atau Mulut

Sebuah buku "Spy The Lie", oleh seorang mantan ahli deteksi kebohongan CIA, Philip Houston menunjukkan bahwa salah satu cara mengetahui apakah seseorang sedang berbohong ke kamu atau tidak adalah dengan melihat apakah ia menyembunyikan mata atau mulutnya. Hal ini karena kebiasaan dimana setiap orang ingin menutupi kebohongan yang mereka ceritakan.

Jadi apabila tangan mereka menutupi sebagian mulut mereka saat menjawab sebuah pertanyaan, itu adalah poin tersendiri. Hal yang serupa juga dilakukan terhadap mata mereka dengan tujuan dasar agar mereka tidak perlu melihat respon lawan bicara mereka saat berbohong. Menutupi mata mereka dapat dilakukan dengan tangan atau sekedar tutup mata namun harus dibedakan dengan berkedip.

5. Komunikasi

Memperhatikan bagian tubuh memang adalah hal yang sangat penting sebagai tanda-tanda seseorang berbohong namun hal ini juga mencakup bagaimana lawan bicara kamu berkomunikasi. Mereka yang sedang berbohong akan secara tidak sadar memberikan sebuah penekanan saat mereka berbicara, hal itu biasanya ditandai dengan suara yang sekilas lebih keras dibandingkan bagian lain percakapannya.

Masih terkait dengan bagaimana seorang pembohong berkomunikasi, mereka yang menceritakan sebuah kebohongan terkadang dapat diketahui dengan berbicara dalam tempo yang lambat. Tempo yang lambat tersebut menandakan bahwa mereka sedang merekayasa skenario atau cerita yang bohong.

6. Respon/Tanggapan

Untuk mendeteksi kebohongan lawan bicara kamu, bisa juga kamu lihat dari spontanitas lawan bicara dalam menanggapi pertanyaan atau argumen yang kamu berikan. Orang yang mengatakan kebenaran, akan merespon lebih spontan daripada yang berbohong. Karena, orang jujur memiliki dasar lebih jelas dibandingkan dengan orang bohong. Orang bohong, perlu memroses otaknya lebih keras (artinya membutuhkan waktu lebih lama) untuk menciptakan sebuah argumen demi kesuksesannya dalam berbohong (membuat lawan bicara percaya).

7. Topik Yang Dibicarakan

Berbohong berarti merekayasakan sebuah hal yang pada kenyataannya tidak pernah terjadi dan semuanya ada di dalam pikiran si pembohong. Kecuali jika lawan bicara Anda adalah seorang pembohong profesional maka biasanya rekayasa atau kebohongan yang mereka ceritakan tidak akan memiliki detail yang spesifik.

Jika kamu ingin mengetahui apakah lawan bicara kamu sedang berbohong atau tidak, coba tanyakan cerita mereka dalam sebuah detail yang lebih spesifik maka kebohongan si pembohong mereka akan terkuak.

Alternatifnya, para pembohong juga akan memiliki kesulitan dalam menceritakan kebohongan apabila mereka harus bercerita dalam kronologis yang terbalik atau tidak dari awal. Hal ini karena mereka terbiasa menceritakan kebohongan yang mereka ceritakan dari awal bukan sebaliknya.

8. Senyum Palsu

Senyum asli dan senyum palsu bukanlah suatu kebohongan yang berarti namun mereka dapat memberitahukan perasaan asli seseorang. Karena senyum yang asli melibatkan banyak otot di wajah kamu, tersenyum adalah salah satu hal sehat paling sederhana yang dapat Anda lakukan.

Namun beda halnya dengan senyum palsu atau senyum "sopan." Senyum yang palsu tidak akan melibatkan banyak pergerakan di wajah Anda, melainkan hanya pergerakan mulut mereka.

Hal termudah adalah dengan melihat bagian mata seseorang yang sedang tersenyum. Senyum yang asli akan membuat seseorang secara tidak sadar membuat mata mereka tampak lebih kecil, namun senyum yang palsu tidak. Hanya ada sedikit sekali orang di dunia yang dapat memanipulasi daerah tersebut.

Nah, itulah cara seseorang sedang berbohong atau tidak. Bagaimana merasa sudah cukup yakin dapat membedakan orang yang berbohong atau tidak?

Advertiser