Kamis, 30 Oktober 2014

Heboh Penangkapan Admin @Triomacan2000

Cahgalek.com - Salah satu admin Twitter TrioMacan2000, bernama Edi Saputra ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya karena diduga melakukan pemerasan terhadap salah satu petinggi PT Telkom.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Aries Budiman saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Betul, yang bersangkutan diamankan kemarin malam atas dugaan melakukan tindak pidana pemerasan," ucap Aries, seperti dilansir detikcom.

Aries menyatakan, pihaknya memiliki bukti-bukti yang kuat atas tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh tersangka ini. Lebih jauh, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Hilarius Duha membeberkan kronologi penangkapan Edi ini. "Awalnya akun Twitter ini menyebut PT Telkom 'perampok' di Twitter, tetapi ujung-ujungnya memeras," kata Hilarius saat dihubungi terpisah.

Dikatakan dia, sebelumnya pelapor sudah melaporkan akun @TrioMacan2000 beberapa waktu lalu. Pelapor merasa resah atas kicauan-kicauan @TrioMacan2000 di Twitter yang mencemarkan namanya. "Pelapor sudah melaporkan beberapa waktu sebelumnya," pungkasnya.

Edi disergap polisi di tempat tongkrongannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan saat menerima uang hasil pemerasan. "Dia kami tangkap saat menerima Rp 50 juta dari karyawan pelapor," ujar Kasubdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Hilarius Duha.

Admin @Triomacan2000 mencemarkan nama baik petinggi PT Telkom dan ujung-ujungnya meminta uang. Ketika diminta memberikan sejumlah uang, polisi kemudian meminta pelapor untuk memancing tersangka. "Awalnya minta ketemu di pom bensin, tetapi setelah di pom bensin, dia (Edi-red) ubah tempatnya menjadi di tempat biasa dia nongkrong, di Tebet," jelasnya.

Edi disergap polisi pada Senin (27/10) malam lalu. Ia tidak bisa berkutik lagi ketika menerima uang dari pelapor.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan jika penangkapan salah satu admin TrioMacan2000 benar. Itu menjadi pembuktian unit Cybercrime Polda Metro Jaya serius menangani kejahatan di dunia maya.

"Jika benar yang ditangkap adalah admin TrioMacan2000, ini sebuah prestasi Polri yang patut diapresiasi karena selama ini prestasi mereka dalam mengungkap kasus cybercrime memang belum menonjol," papar Neta.

Kasus-kasus kejahatan dunia maya yang berhasil diungkap Polri, menurut Neta, sebenarnya lumayan banyak. Namun, jarang diungkap ke publik tentang hukuman terhadap si tersangka.

"Untuk itu IPW berharap, kasus ini cepat dituntaskan, sehingga publik bisa menilai kerja profesional penyidik kepolisian dan apa yang terjadi sesungguhnya bisa terungkap secara jelas," tegas Neta.

Sementara itu, pengamat hukum tata negara, Refly Harun mengaku senang atas langkah polisi menangkap salah seorang admin akun @Triomacan2000 di Twitter. Menurutnya, penangkapan itu membuktikan bahwa pemegang akun @Triomacan2000 adalah penebar fitnah. "Itu gambaran apa yang telah dilakukannya selama ini," ujar Refly, seperti dikutip dari jpnn.com.

Kegembiraan Refly ini tidak mengagetkan. Pasalnya, ia pernah dituding sebagai makelar kasus di Mahkamah Konstitusi oleh akun @Triomacan2000.

Menurut Refly, kasus itu sekaligus akan membersihkan nama baiknya dari fitnah akun di Twitter yang mengaku dari komunitas intelijen publik itu. Ia pun berharap aktivitas @Triomacan2000 di dunia maya dapat berhenti total. "Makanya hati-hati dengan saya, sudah ada dua orang yang mendapat tuah berperkara dengan saya, satu Akil Mochtar dan satu lagi sekarang Triomacan," pungkas Refly.

Sementara itu, admin Triomacan2000 dengan akun @TM2000Back di twitter mengajak follower-nya untuk tidak percaya diberita sampah. Kicauan ini dilakukan setelah salah seorang personelnya ditangkap polisi.

Meski tak spesifik membantah dari kicauannya, namun diduga pesan tersebut untuk meyakinkan bahwa @TM2000Back tidak terlibat dari pemberitaan mengenai ES dikabarkan ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya karena diduga memeras petinggi PT Telekomunikasi.

"Udaaah ...izin ishoma dulu ya.... Ingat ..jgn percaya berita HOAX ...fokus usut korupsi Arief Yahya - Trenggono - Edwin Suryadjaya ..11 T," kicau @TM2000Back beberapa jam yang lalu.

Follower @TM2000Back juga sempat mempertanyakan kabar penangkapan tersebut.

"@TM2000Back Assallammualaikum macan I miss u. Katanya kamu d tangkap ama polda.. Kulweetmu terbukti can 'msk era otoriter'," kicau Culun unyuk dengan akun @riandirahmanyud.

Advertiser