Rabu, 01 Oktober 2014

Prostitusi Model, "Setengah Artis" Ditawarkan 25 Juta

Cahgalek.com - Sub Direktorat III Direktorat Tipidum Bareskrim berhasil mengungkap prostitusi para foto model majalah dewasa "setengah artis" yang dijual dengan sistim online melalui BBM Broadcast dan WhatsApp.

Polisi mengamankan seorang fotografer lepas majalah dewasa bernama Jason dan seorang penari telanjang bernama Celine. Diduga mereka berdua sebagai germo prostitusi model setengah artis ini.

Mereka memperdagangkan para foto model majalah dewasa kepada para pria hidung belang dengan kisaran harga Rp 5 sampai Rp 25 juta.

"Harga yang dipatok mereka bervariasi, ada Rp 5 juta untuk short time ada juga yang sampai Rp 25 juta semalam," kata Kanit Human Trafficing AKBP Arie Darmanto, Selasa (30/9/2014), seperti dikutip dari detik.com.

Keduanya punya cara dalam memberi harga pada pelanggannya. "Ya kalau untuk yang Rp 5 juta ke atas bisa disebut model yang 'setengah artis'," kata Arie.

Terkadang, para tersangka tidak mengenal para model tersebut. Biasanya, para model atau melalui perantara menitipkan nomor telepon dan foto untuk dipublikasikan dalam 'katalog' si germo.

Publikasi dilakukan di situs yang dikelola Jason, Situs yang memajang sekitar 4000-an foto model itu kini sudah diblokir Kemenkominfo atas rujukan Bareskrim.

Cara transaksi diantara mereka yakni pria hidung belang, Jason, dan para model, adalah dengan sistem online melalui BBM Broadcast, atau WhatsApp. Jason mengelola sebuah situs yang berisi foto-foto para model.

Mereka yang hendak nge-seks dengan para model yang ada di katalog Jason, sebelumnya mentransfer sejumlah uang. Biasanya uang itu sebagai tanda jadi. Misalnya harga satu model yang dipatok Rp 25 juta, maka pelanggan itu akan mentransfer Rp 5 juta.

"Itu untuk uang booking hotel dan taksi model itu," kata Arie.

Setelah selesai urusan, si pria akan melunasi sisa harga yang sudah disepakati. "Jadi perempuannya enggak pegang uang, Jasonlah yang atur semuanya. Dan perempuan ini mendapatkan tips dari Jason, jumlahnya bervariasi," ulas Arie.

Dari penangkapan Jason, penyidik menemukan 4 ribu foto berbagai gaya dari sekitar 200-an model yang ada. Foto-foto itu juga terdapat di Ipod, Ipad, BlackBerry, serta Iphone, serta eksternal hard disk milik Jason.

"Semua hardware itu sekarang berada di laboratorium forensik digital guna keperluan pembuktian," beber Arie.

Mereka berdua ditangkap di dua tempat berbeda awal September 2014. Penangkapan ini diawali laporan ada anak usia16 tahun, yakni T yang juga ikut dipasarkan.

Advertiser