Senin, 10 November 2014

Heboh Video Kristenisasi di Car Free Day Bundaran HI

Cahgalek.com - Akhir-akhir ini media sosial di hebohkan sebuah video kristenisasi di Car Free Day di Bundaran HI Jakarta. Video kristenisasi berdurasi 23 menit 43 detik itu merupakan hasil investigasi rtkChannel HD  liputan eksklusif CFD di Budaran HI Jakarta pada 2 November 2014.

Video yang diunggah di youtube pada 3 November 2014 itu berjudul, Spesial: Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta. Seperti dikutip dari blog.ohnya.com, pada durasi 01:11 Seorang reporter tak jelas namanya, memakai baju merah terlihat sedang membeberkan barang-barang hasil pemberian dari seseorang.

Barang-barang seperti kalung bergambar merpati, biskuit, permen, pin bertuliskan I'm Saved ( Saya terselamatkan), dan banyak sekali, dibagikan secara gratis pada moment Car Free Day di Bunderan HI dan Monas.
Beberapa anak remaja (AR) yang sedang bersepeda berhasil diwawancarai reporter (Rep):

Rep : Boleh interview bentar gak? Sering ikut Car Free Day ?
AR :  Ini baru dua kali
Rep : Itu pake kalung dapat dari mana?
AR : dapat dari monas
Rep : Kalung apa sih tu?
AR : kalung bergambar merpati
Rep : Tahu gak itu simbol apa? artinya ngerti gak?
AR : gak tahu
Rep : Emang tadi pas dikasih, gak dibilangin apa gitu?
AR : digasih doang gitu.
Rep : Kalian agamanya apa?
AR : Islam
Rep : Tahu gak kalo mereka itu misionaris…bla…bla…
AR : ga tahu. …….

Reporter lalu melanjutkan usahanya lagi mencari fakta lain. Hingga menemukan seorang pemuda berjaket biru (Mas).

Rep : Mas tadi pas dikasih (kalung) itu ngomong apa mereka?
Mas : Indonesia bebas korupsi, bebas narkoba.
Rep : gambar kalung itu apa?
Mas : dijawab sebagaimana jawaban anak remaja.

Ada satu orang laki-laki dan satu orang wanita berdiri didepan spanduk bertuliskan "Dukungan untuk Kabinet Kerja Menuju Indonesia Hebat dan Bermartabat" mereka mengatasnamakan Komunitas Peduli Indonesia (KPI).

Mereka membagi-bagikan brosur berisi puisi indentik dengan kekristenan, khusus bagi anak-anak diminta membacanya, bagi yang mau baca akan dikasih susu secara gratis.

Berikut wawancara Reporter dengan Komunitas Peduli Indonesia :
Rep : ini komunitas apa?
KPI : itu (sambil nunjuk ke spanduk)
Rep : Maksudnya komunitas bergerak dibidang apa?
KPI : Peduli indonesia ya cinta indonesia, dukung pemerintah yang ada supaya kemudian kita berbuat sesuatu.. bla.. bla… (muter-muter jawabannya :)
Rep : Kegiatannya apa aja?
KPI : Minta anak-anak baca puisi, kasih kalung, biskuit, permen,
Rep : Ada yayasan atau organisasi yang menaungi?
KPI : oh tidak ada, ini hanya dari temen-temen aja dari banyak latar belakang.
Rep :  Dari latar belakang gereja juga?
KPI : Gak ada gereja,
Rep : Tapi saya lihat dari kalung, ada simbol kasih (mepati) yang identik dengan kristen?
KPI : Merpati dimana-mana ya simbol perdamaian. Di negara etheis juga mengakui demikian.
Rep : tapi kan ….
KPI : oh gak.. gak.. ( mencoba untuk menampik kenyataan bahwa merpati biasa identik dengan kristen).

Terlihat dalam video ada anak-anak yang ikut komunitas ini dengan membagi-bagikan barang serupa. Banyak juga anak-anak yang menjadi korban pembodohan untuk membaca puisi. Ada beberapa anak yang sadar setelah disadarkan oleh salah satu pengunjung. Anak-anak itu mengira puisi itu doa, tanpa tahu maknanya apa?

Tak hanya itu, reporter juga sempat mengabadikan seorang nenek-nenek berkerudung yang sedang dirayu oleh salah satu anggota KPI untuk menerima kebenaran Yesus.
Aksi provokatif tersebut dapat dilihat pada menit 14:17 hingga menit ke 15:00. Wanita berkaus hitam dan bertopi putih dengan nada membujuk mengajak seorang nenek berkerudung untuk mempercayai Yesus. Melihat hal itu, tim rtkChannel HD menegurnya.

“Ya ampun, Bu. Jangan begitu dong, Bu. Saya denger, Bu. Kenapa Ibu tahu itu dia pakai kerudung, disuruh percaya sama Yesus,” kata tim rtkChannel HD membuat kaget misionaris tersebut. Sadar aksinya dipergoki, ia pun kemudian meminta maaf dan pergi meninggalkan calon korbannya tersebut. Diakhir video, reporter berusaha menyingkap tabir dibalik makna-makna istilah dan simbol yang tertulis dan tertera di barang-barang yang dibagikan.

Satu : Kalung Hati berwarna merah. Lambang merah hati ini, maknanya cukup universal, kata reporter menjelaskan. Namun bagi kami itu simbol kalung merah hati menandakan cinta dan kasih kekristenan sebagaimana biasa dikenal saat ada Valentine Day's.

Dua : Kain Syal, bertuliskan tekad bulat, persatuan, kedisiplinan, pantang menyerah, kecerdasan, dan ketangkasan.

Tiga : Syal kerudung kecil, bertuliskan bahasa sunda.

Empat : Pin, bertuliskan I am SAVED ( saya diselamatkan)

Lima : Pin, bergambar merpati putih yang masyhur identik dengan simbol kristen.

Enam : Biskuit tanpa merk, bertuliskan 'sudah genap'. Apa maksudnya, silahkan searching aja digoogle.

Lebih jelas silahkan tonton video Fakta Kristenisasi dan Pemurtadan Terselubung di Car Free Day Bundaran HI Jakarta di https://www.youtube.com/watch?v=QUw11Tk6VnU

Advertiser