Kamis, 26 Februari 2015

Biadab, Suami Jual dan Bekap Istri Saat Diperkosa Bos

Cahgalek.com - Seorang suami harusnya menyangi dan dilindungi istri. Namun berbeda dengan Sana (26), dia malah menjual istri ke bosnya sendiri. Sana menjual istrinya bernama Rantini (19), wanita asal Serang. Biadab Sana malah membantu bosnya ketika Rantini diperkosa.

Entah kata apa yang bisa menggambarkan suami seperti ini. Yang pasti pria ini tidak layak untuk ada di bumi. Rantini dan Sana merupakan pasangan muda yang baru saja menikah 3 bulan. Di tengah masa pengantin baru itu harusnya Rantini menikmati indahnya pernikahan. Akan tetapi tidak demikian adanya, dia malah dijebak oleh suaminya sendiri.

Seperti dikutip dari merdeka.com, Sana memiliki seorang bos bernama Kasim (43). Kasim merupakan bos Sana dalam bisnis ayam, keduanya cukup akrab bukan seperti bos dengan anak buah. Karena Sana memiliki istri yang terbilang usia muda, membuat Kasim tertarik 'mencicipi'. Dia pun melobi Sana agar bisa menyetubuhi Rantini di rumahnya.

Biadabnya, lobian bejat Kasim disambut dengan tangan terbuka oleh Sana. Akhirnya, Sana pun merayu istrinya untuk diajak nginap di rumah bosnya itu. Alasan yang diungkapkan Sana adalah ada acara syukuran di rumah bosnya sehingga harus menginap di sana.

Tak sedikit rasa curiga Rantini terhadap ajakan suaminya itu. Akhirnya dia pun nurut dan mau menginap di rumah Kasim. Dengan bersedianya Rantini akan menginap di rumah Kasim, membuat Sana, pria asal Kampung Tipar, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang sumringah. Bahkan dia pun sempat memberikan uang Rp 50 ribu kepada Rantini.

Karena tidak curiga bahwa dirinya akan diperkosa, Rantini pun menerima uang tersebut. Sesampainya di rumah Kasim, Rantini telah disiapkan kamar khusus. Seperti biasa Rantini tidur dengan suaminya Sana. Sebelum tidur mereka pun ngobrol layaknya tidak akan terjadi apa-apa.

Sekitar pukul 02.00 WIB di saat Rantini tertidur lelap Sana keluar kamar dan mencolek (memberi kode) Kasmin yang tengah menonton TV di ruang tamu. Kasmin lalu masuk ke dalam kamar dan langsung membuka celana Rantini. Sontak, Rantini pun kaget bahwa yang membuka celananya adalah Kasim.

Padahal di situ jelas ada suaminya, akan tetapi dia hanya berdiam diri dan membiarkannya. Akhirnya, Rantini tidak berdaya dan terpaksa pasrah saat diperkosa oleh Kasim. Malah ketika diperkosa Kasim, suaminya membantu membekap mulutnya agar tidak berteriak. Dengan leluasa Kasim pun memuaskan nafsu bejatnya kepada Rantini atas seizin dan di hadapan suaminya.

Pada tanggal 5 februari, Rantini yang tidak terima dengan perlakukan suami dan bosnya tersebut lalu mengadukan perbuatan itu kepada orangtuanya. Orangtua yang geram langsung mengadukannya kepada lurah setempat yang langsung mendatangi Sana dan Kasmin untuk dibawa ke Mapolres Serang. Tanpa perlawanan Sana dan Kasmin mau di bawa ke Satreskrimpolres Serang.

Di hadapan petugas kepolisian Sana dan Kasmin pun mengakui perbuatan bejatnya tersebut dan kini keduanya ditahan di Rutan Serang. "Keduanya dijerat dengan pasal 285 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," kata Baur Reskrim Polres Serang Iptu Atip Ruhyaman.

Sang suami Sana saat ditemui di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Serang sana mengakui memberi kode Kasim untuk masuk ke kamar saat istrinya tertidur lelap di kamar.

"Iya nyolek. Saat istri saya ditidurin saya juga ada di dalam kamar," kata Sana.

Sementara itu Kasim membantah bahwa dirinya memperkosa korban dengan bantuan sang suami. Kasmin mengaku meniduri korban atas permintaan Sana yang membangunkan dirinya saat sedang tidur.

"Tidak dipaksa. Dia yang bangunin saya sedang tidur," kata Kasim di ruang pemeriksaan.

Advertiser