Rabu, 15 April 2015

4 Kelompok Hacker Paling Ditakuti di Dunia

Cahgalek.com - Masyarakat awam pada umumnya menganggap "Hacker" sebagai pelaku kejahatan menggunakan perangkat sistem komputer (cybercrime). Padahal istilah penjahat komputer disebut sebagai cracker. Kata `hack` sendiri pertama kali muncul sebagai istilah `solusi cerdik untuk menyelesaikan masalah`.

Ketika ilmu pemrograman komputer hadir, istilah hack berkembang menjadi seni merangkai kode perangkat lunak dan memanipulasi perangkat keras komputer.

Hacker sendiri dibagi menjadi dua kelompok yaitu Black-hat Hackers dan White-hat Hackers. Black-hat Hackers adalah mereka yang sangat dekat dengan kejahatan elekronik. Sedangkan White-hat Hackers adalah mereka yang menggunakan kemampuan teknisnya untuk mengembangkan dunia teknologi informasi dengan sistem komputer.

Ada beberapa kelompok Black-hat Hackers. Mengutip laman liputan6.com di bawah ini adalah kelompok Black-hat Hackers paling populer sekaligus paling ditakuti di seluruh dunia

1. Masters of Deception

Kelompok hakcer asal New York ini dibentuk pada tahun 1989 - dikenal sebagai pesaing berat kelompok hacker yang berbasis di Texas `Legion of Doom'.

Master of Deception sempat memperkeruh jagat underground karena kerap melakukan aksinya dengan nuansa rasial. Untuk menunjukkan kekuatan mereka, para anggota Master of Deception melakukan tindakan penyerangan yang disebut `salah satu tindakan pencurian informasi komputer terbesar yang pernah diketahui`.

Menurut sebuah laporan, mereka masuk ke server untuk mencuri informasi rahasia, yang kemudian mereka jual. Beberapa server yang berhasil mereka bobol adalah daftar transaksi kartu kredit milik artis Julia Roberts dan sistem komputer perusahaan telekomunikasi AT&T.

Namun kejayaan Master of Deception berakhir ketika agen Secret Service melancarkan serangan besar dan membekuk lima hacker terbaik dari Master of Deception. Mereka didakwa dengan perusakan sistem komputer, penyadapan ilegal, dan konspirasi. Kelimanya pun akhirnya mengaku bersalah.

2. Anonymous

Kelompok hacker yang mamiliki moto "Kami adalah Anonymous. Kami adalah Pasukan. Kami tidak memaafkan. Kami tidak melupakan. Tunggu Kami". Kelompok hacker Anonymous ini dikenal dengan atribut topeng Guy Fawkes dalam film `V for Vendetta` dan pada tahun 2012 tercatat memiliki anggota lebih dari 5.635 orang.

Beberapa Website besar yang pernah mereka serang adalah situs FBI, Departemen Kehakiman, Universal Music Group, PayPal, MasterCard, Sony PlayStation Network dan situs besar lainnya. Bahkan pernah mengancam Pentagon, Facebook, serta grup kartel narkoba Meksiko `Los Zetas`.

Salah satu aksi yang paling terkenal adalah saat mereka menjebol jaringan Sony PlayStation Network sebagai aksi protes atas gugatan hukum terhadap Geohot.

Geohot adalah hacker yang berhasil melakukan jailbreak terhadap sistem PlayStation 3 dan menampilkan proses pembobolan tersebut di situs berbagi video YouTube.

3. Milw0rm

Nama kelompok hacker Milw0rm terkenal ketika pada 3 Juni 1998. Dimana saat itu, Milw0rm menyerang fasilitas riset nuklir utama milik India `Bhabha Atomic Reserach Center (BARC)` sebagai aksi protes anti-nuklir.

Milw0rm melancarkan aksinya di beberapa negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Russia, dan New Zealand. Mereka pun akhirnya berhasil membobol firewall fasilitas tersebut, memperoleh data rahasia dari riset terbaru sebesar 5 MB, menghapus data yang ada di dua server, dan menulis pesan anti-nuklir pada situs pusat mereka.

Tak disangka, kejadian tersebut berdampak sangat besar. Semua institusi serupa diketahui langsung memperketat sistem keamanannya.

Sebulan kemudian nama Milw0rm kembali mencuat ketika berhasil menyerang perusahaan hosting EasySpace yang hanya dalam waktu 1 jam pesan anti-nuklir muncul di 300 situs web lainnya, termasuk situs FIFA World Cup, Wibledon, Ritz Hotel, Drew Barrymore, dan Keluarga Kerajaan Saudi.

4. Lizard Squad

Reputasi kelompok peretas ini dimulai ketika pada akhir tahun 2014 kemarin, tepatnya pada malam perayaan Natal. Saat itu Lizard Squad mengklaim bahwa merekalah pihak yang bertanggung jawab atas tumbangnya dua layanan berbasis internet di ranah industri game, yakni PlayStation Network (PSN) dan Xbox Live.

Pada 27 Januari 2015, Lizard Squad kembali beraksi. Kali ini tak tanggung-tanggung, enam (6) jejaring sosial kenamaan dibuat luluh lantak. Keenamnya adalah Facebook, Instagram, Facebook, Instagram, MySpace, AOL Instant Messenger, Tinder dan Hipchat.

Facebook dan Instagram memang membantah bahwa layanan mereka tumbang akibat ulah usil hacker. Namun pihak Lizard Squad melalui akun Twitter resmi mereka (@lizardsquad), sudah mengklaim dan mengabarkan perihal peretasan keenam jejaring sosial itu sebelum waktu kejadian.

Selain klaim sepihak yang dilakukan Lizard Squad, laporan laman The Verge juga mengindikasikan bahwa serangan tersebut identik dengan serangan yang terjadi pada PSN dan Xbox Live.

Serangan cyber yang dilancarkan Lizard Squad memang memiliki ciri khas. Mereka selalu menggunakan metode serangan dengan sebuah tools yang disebut DDoS Attack.

Nah, itulah 4 kelompok hacker paling di takuti di dunia

Advertiser