Jumat, 04 September 2015

Lagi, Polisi Berhasil Ungkap Prostitusi Artis Indonesia

Cahgalek.com - Belum selesai kasus prostitusi yang melibatkan artis atau model AA, TM, SB, dll yang menghebohkan publik. Kepolisian Surabaya, Jawa Timur, Kamis (3/9) kembali berhasil mengungkap prostitusi artis dan model. [Baca: Heboh Prostitusi Artis Indonesia Bertarif 200 Juta]

Polisi mengamankan artis berinisial AS yang semula polisi menyebutkan inisial AM dan kemudian diralat diganti menjadi AS. AS diamankan di salah satu hotel di Jalan Embong Malang Surabaya usai melayani tamu dan diketahui dalam kondisi mabuk karena narkoba.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete, AS merupakan korban dari dua mucikari yang mengoperasikan bisnis prostitusi online. Dua mucikari itu berinisial YY dan BS, yang saat ini sudah ditetapkan DPO.

"Dari pengakuannya, di Surabaya dia tengah syuting. Diduga dia sudah melayani dua orang lelaki hidung belang," terang Takdir di Mapolretabes Surabaya, Kamis (3/9).

Diungkap takdir, artis AS ini, oleh mucikarinya dibanderol antara Rp 8 hingga 10 juta rupiah. Modus dua mucikarinya menawarkan PSK-PSK-nya, melalui grup BlackBerry Messenger (BBM) dan Facebook (FB).

"Jadi ada grup mawar, melati dan sebagainya itu. Kemudian para pelanggan masuk ke grupnya. Dan disebarkan foto-foto artis dan PSK-PSK-nya. Jika cocok, bisa langsung menghubungi PSK atau artis yang diinginkan," terang Takdir.

Selain mengamankan artis dan model berinisial AS, kepolisian Surabaya juga mengamankan empat perempuan lain yang berprofesi sebagai Sales Promotion Gilr (SPG) dengan inisial CL, CT, CN dan CK.

Menurut Takdirg, AS dan 4 perempuan SPG diduga masih satu jaringan. Untuk para SPG ini tersangka YY membandrol antara Rp 3 hingga 5 juta rupiah. "Untuk sekali booking, si pelanggan terlebih dulu menghubungi tersangka YY untuk kesepakatan tarif. Jika sudah disepakati, si pelanggan harus mentransfer DP Rp 500 ribu, ada juga setelah korban melayani si tamu langsung mendapat fee dari pelanggan. Setelah itu, sisa pembayaran kembali ditransfer ke rekening YY."

Seperti dikutip dari jpnn.com, artis berinisial AS adalah Anggita Sari. Namun Anggita membantah penangkapannya oleh polisi terkait dugaan kasus prostitusi di Surabaya. "Saya memang tinggal lama di Surabaya. Tapi pemberitaan itu namanya AM," kata Anggita ketika dihubungi wartawan dari Jakarta, Kamis malam, 3 September 2015.

Selama berada di Surabaya, perempuan seksi kelahiran 26 Desember 1992, ini tinggal di Apartemen Trillium, Jalan Pemuda. Anggita mengaku terkejut saat namanya dikaitkan dengan kasus prostitusi.

Anggita tidak menerima pemberitaan yang menyebutkan dirinya terlibat. Di akun Instagram-nya, Anggita juga berkicau, 'Klarifikasi for all, inisial saya AS bukan AM...' Anggita merasa dipojokkan karena inisial AS yang tertangkap polisi kemudian dihubungkan dengan dirinya. "Itu kan artis Surabaya yang inisialnya AM. Eh tiba-tiba jadi AS. Saya kaget kan," ujarnya.

Advertiser