Rabu, 27 Juli 2016

Bahaya Lampu LED Buat Kesehatan

Cahgalek.com - Lampu Light-emitting diode (LED) biasa digunakan sebagai pengganti compact fluorescent lamps (CFLs) karena memang menghasilkan cahaya lebih baik dibanding lampu pijar atau lainnya. Lampu LED juga lebih efisien dan tahan lama, memancarkan lebih sedikit panas dibandingkan dengan lampu pijar dan CFL.

Lampu LED melepaskan 90 persen dan 80 persen dari energi panas masing-masing. Selain itu, LED juga memancarkan cahaya ke arah tertentu sehingga membuat lampu ini sangat efisien dan mengurangi kebutuhan reflektor dan diffusers.

Dan karena LED berisi campuran cahaya merah, hijau dan biru, yang biasanya dikombinasikan untuk membuat cahaya putih, maka cahayanya bisa lebih terang.
Namun para dokter memperingatkan bahaya lampu LED, karena bisa memunculkan masalah kesehatan, Berikut alasannya, seperti dikutip liputan6.com:

1. Lebih silau pada malam hari dari pencahayaan konvensional

2. Ketidaknyamanan yang disebabkan oleh pencahayaan intens yang menurunkan ketajaman visual dan keamanan dan mengakibatkan gagal fokus.
3. Mengurangi waktu tidur
4. Ketidakpuasan dengan kualitas tidur
5. Kantuk yang berlebihan
6. Gangguan fungsi siang hari
7. Obesitas

Lampu LED juga dapat menekan hormon melatonin yang biasanya aktif pukul 21.00-22.00 malam yang menandakan waktu tidur untuk kesehatan dan mencegah kanker.

Hal ini pula yang membuat LED dapat berdampak meningkatkan risiko inflamasi, melemahkan sistem imun dan meningkatkan risiko terkena kanker. Adapun cara untuk melindungi hormon melatonin, yaitu dengan:

1. meredupkan cahaya LED, baik smartphone ataupun komputer/laptop mulai pukul 19.00 malam
2. tidur dalam keadaan gelap, cahaya sedikitpun dapat mengganggu hormon melatonin.
3. gunakan kacamata hitam saat mendekati cahaya LED
4. gunakan jendela yang dapat menyerap cahaya.

Nah itulah bahaya lampu LED untuk kesehatan, jadi jangan mengunakan lampu LED berlebihan. Matikan saat akan tidur.

Advertiser