Jumat, 22 Juli 2016

Dulu Jadi Badut, Septian Suryawirawan Kini Jadi Miliarder

Cahgalek.com - Dulu pemuda asal Surabaya ini jadi badut bayaran 35.000, kini ia jadi milyader. Mirisnya lagi, pemuda bernama Septian Suryawirawan juga tidak dia akui anak oleh orang tuanya. Ia baru diakui anak setelah punya uang 4M. "Tahun pertama di bisnis MLM saya dapat 4 miliar dan mereka tahu beritanya. Dan akhirnya mereka mengakui itu anak saya. Saya tahu dari nenek saya," ungakap Tian seperti dikutip dari kapanlagi.com.
Saat dirinya sering muncul di media, saat itulah orangtuanya baru mengakui jika Tian adalah putra mereka. Namun, ia memilih menjaga jarak dengan kedua orangtuanya. Ia lebih mencintai sang nenek yang membesarkan dan merawatnya sejak kecil. Sayang, sang nenek lebih dulu tiada tanpa sempat hadir di pernikahan mewahnya.

"Saya sempet kasih mobil dan rumah, tapi pas dikasih rumah nenek meninggal. Tapi pesan terakhir dia dahsyat sekali, 'Tian, mama (panggilan sang nenek) tenang kalau kamu sudah punya rumah'. Pas aku punya rumah dia meninggal. Dia tiap malam doakan saya," tandasnya mengenang sang nenek.

Sejak kecil, Tian yang lahir prematurG ini dibesarkan oleh neneknya dalam rumah sempit berukuran 7x3 tanpa perabot. Orangtua Tian sangat cuek bahkan terkesan menyembunyikan Tian dari orang-orang. "Saya lahir prematur, 6 bulan. Nenek saya yang akhirnya merawat. Mama saya melarikan diri dari rumah sakit, dengan alasan kecilan saya itu sudah gak layak dilihat," tuturnya

Sang nenek adalah penjual sate telur puyuh dan usus demi menunjang kehidupan mereka sehari-hari. Tapi pada suatu hari, neneknya berkata bahwa ia sudah tak kuat bekerja lagi. "Saya pusing sekali karena terancam putus sekolah. Tapi luar biasanya saya berdoa, entah kenapa ada telepon masuk dari saudara saya yang menawarkan jadi badut di Tunjungan Plaza Surabaya. Itu tahun 2000-2003. Saya ditawari cuma dibayar Rp 35 ribu selama 6 jam," kenangnya.

"Pertama-tama saya sampai pingsan (jadi badut), karena nggak kuat. Tetapi saya kembali lagi, kalau nggak kerja kasihan nenek saya. Ya semua karena kondisi. Setelah pelajari badut saya jadi pesulap, dan menjaga toko sulap juga. Kurang lebih 2 tahun lah saya di sana. Dan akhirnya berkecimpung di dunia magician, belajar sulap. Saya ikut acara lecture Deddy Corbuzier 2004-2005 di surabaya. Dan saya tertarik, dari situ bisa cari uang lebih bagus lagi," paparnya.

Setelah itu, Tian nekat mengadu nasib ke Jakarta dan mengikuti ajang audisi magician, The Master. "Kabar baiknya saya tidak diterima. Karena gak menjual mungkin tampangnya," ujarnya.

Meski ditolak audisi, Pria yang lahir 4 September 1988 bersyukur bahwa master Romy Rafael memberinya kepercayaan untuk menjadi bagian marketingnya. "Saat itu saya kerja sama Romy, cuma bantu-bantu. Saya lihat dunia magician sedang naik," jelasnya.
Puncak kesuksesan Tian dimulai setelahnya, saat dirinya menjalani bisnis MLM, hingga akhirnya dia bisa menjadi miliader dan kini tinggal menikmati hasil kerja kerasnya selama ini.

Minggu 17 juli 2016, baru saja menggelar pesta pernikahan mewah berhadiah apartemen di kota asalnya, Surabaya, Jawa Timur.

Nggak main-main, demi mewujudkan pesta impiannya, ia mengundang bintang papan atas seperti Deddy Corbuzier dan Chika Jessica yang menjadi pasangan MC, dan pengisi acara seperti Romy Rafael, Rizky Febian dan Barsena Bestandhi.

Rizky pun sangat terkesima dengan kemewahan pesta Septian dan Sylvie Yulianti Lesmana. Selain memberikan grand prize apartemen, Tian juga memberikan beberapa smartphone dan beragam voucher. "Megah banget. Dan dooprize-nya apartemen. Wow, ini sih kayak bisa dibilang, beberapa kali isi acara wedding, ini yang paling mewah. Tahu gitu mending gak nyanyi, cari doorprize saja. Hebat banget. Benar-benar mewah, saat lagi GR (Gladi Resik) pun stage-nya luar biasa. Dan pemusiknya gila banget, kayak orkestranya mantap," tutur Ikki, sapaan akrab Rizky Febian di Hotel Imperial Palace, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (17/7) malam.

Rahasia Sukses Septian Suryawirawan

Sempat jadi badut dengan bayaran Rp 35 ribu, Tian yang hanya lulusan SMP ini berpikir keras ketika dunia magician mengalami penurunan. "Saat magician sempet turun, saya pikir bahaya nih, karena saya gak akan dapat uang," tuturnya, Minggu (17/7).

Lalu ia pun beralih menjadi promotor musik di era boomingnya boyband dan girlband pada tahun 2009. "Akhirnya saya memutuskan buat event musik dan cuma modal 1 M, mulut. Jual mulut, saya jual ke beberapa orang kaya. Dan akhirnya mereka support saya. Padahal saya gak punya skill buat event. Tapi bersyukur tiap event saya selalu berhasil," kenangnya.

Menekuni dunia promotor dengan bayaran puluhan juta per bulan, Tian kepikiran soal dana pensiun. "Saya berpikir lagi, ketika jadi promotor, saya bisa kaya tapi gak bisa pensiun. Saya cari solusi pekerjaan bisa buat pensiun saya," ungkapnya.

Tian pun bertemu dengan sahabat lamanya, Marcel Halim, seorang penulis best seller di Nasi Cumi Pasar Atung. "Dia bilang, 'Kamu kan kerja marketing bersama artis, bisa gak kamu promosikan saya?' Kebetulan dia penulis best seller. Dari situ dia bilang, 'Tian aku lihat kamu pekerja keras, tapi sayang kamu gak kaya-kaya. Punya uang cuma buat perut'. Saya mikir," jelasnya.

Marcel pun menjelaskan bisnis talk fusion. "Saya melihat siapa yang mengundang saya. Kedua ini peluang teknologi, ketika berbicara teknologi kita berbicara masa depan. Ketiga dapat komisi. Komisinya dollar dan tinggal di Indonesia. Di sini daya tariknya luar biasa sekali. Dari situ saya berpikir menarik sekali. Dengan modal kecil tapi bersistem. Pembayaran hanya 3 menit dan langsung dibayar," tandasnya.

Karena kegigihannya berjuang, Tian pun punya pemasukan luar biasa dari bisnis barunya ini. Tian membuktikan bahwa dengan kerja keras dan pola pikir atau mindset yang benar, kesuksesan pun bisa diraih.
Nah itulah kisah Sukses Septian Suryawirawan. Jangan menyerah yaaa!!

Advertiser