Kamis, 28 Juli 2016

Miris, 3 Ritual Adat Paling Keji yang Perbolehkan Wanita Diperkosa

Cahgalek.com - Di belahan dunia memiliki hukum sendiri terhadap pelaku pemerkosaan, bila di Indonesia pelaku pemerkosaan dijebloskan ke penjara, bahkan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur sedang didiskusikan agar sang pelaku di kebiri. Namun kasus pemerkosaan terus terjadi dan susah sekali dimusnahkan dari muka bumi ini.
Anehnya ada ritual adat yang paling keji yang membenarkan pemerkosaan. Alasan ritual adat tersebut sebagai pemusnahan setan di dalam tubuh sang wanita dan pembersihan diri.

Dilansir dari merdeka.com, inilah 3 ritual adat paling keji yang memperbolehkan seorang cewek di perkosa.

1. Ritual kepercayaan kaum Devipujak

Kaum Devipujak membiarkan perselingkuhan dan pemerkosaan. Kaum Devipujak merupakan salah satu kasta kuat dan memiliki sistem yang religius. Walaupun membenarkan para wanita ini diperkosa, mereka memiliki ritual penyucian diri setelahnya.

Sang wanita yang diperkosa akan disucikan dengan praktik ilmu hitam. Kaum Devipujak percaya pada kekuatan supranatural yang dilakukan oleh seorang tetua. Sang wanita hanya akan disucikan apabila dia benar-benar diperkosa.

Untuk mengetahui kebenaran wanita diperkosa atau tidak, tetua akan menyuruh si wanita untuk mengambil biji barley dari tasnya dan memintanya mengatakan jumlah biji yang diambilnya genap atau ganjil. Jika jawabannya ternyata salah, sang wanita tidak akan disucikan karena dianggap bohong dan melakukan perbuatan suka sama suka.

3. Orang tua sewa pria untuk perkosa anak gadis sendiri di Malawi

Kasus pemerkosaan yang dilegalkan di Malawi, disebut-sebut  bagian dari ritual kepercayaan warga negara tersebut. Caranya dengan diperkosa oleh pria yang disewa oleh orangtuanya dan sesepuh desa.

Seorang pria yang ditangkap mengaku melakukan aksi keji itu karena disewa oleh keluarga sang gadis. Di selatan Malawi, konon katanya percaya kalau perempuan baru mengalami pubertas harus disucikan oleh orang dewasa. "Saya berhubungan seks dengan gadis-gadis muda setelah mereka mencapai pubertas. Ini bagian dari ritual," ucap pelaku yang diketahui bernama Eric Aniva.

Inspektur Kepolisian Umum Malawi Lexten Kachama menyebutkan, Aniva ditangkap dan didakwa dengan beberapa kasus kejahatan yang kotor. Dia juga mengungkapkan dugaan sebagian besar orang melakukan hubungan seks dengan anak-anak di bawah umur, berkedok ritual tradisional. Selengkapnya Baca [Miris, Orangtua Sewa Pria untuk Setubuhi Anak Gadisnya]

3. Ritual kaum Samburu, Kenya

Suku Samburu di Kenya merupakan salah satu suku yang membenarkan pemerkosaan sebagai ritual adat mereka. Suku ini membiarkan hubungan seks satu keluarga. Dalam ritual, agar seorang lelaki dapat memerkosa gadis remaja inginkan. Keluarga kerabat dekat, yang akan memerkosa si gadis, mendekati orangtua anak tersebut dan memberikan kalung merah Samburu untuk dikalungkan di leher si gadis.

Kalung yang diberikan dalam kaum ini sangat ditakuti para gadis remaja di kaum tersebut. Pasalnya, kalung berarti mereka sudah boleh diperkosa sesuka hati oleh laki-laki yang ada di kaum tersebut. Akibatnya, banyak gadis yang hamil di bawah umur.

Ada kepercayaan juga, para gadis yang sudah cukup umur untuk menikah boleh keluar dari suku Samburu. Namun, para gadis yang memiliki anak akibat ritual 'kalung' tersebut, tidak diperbolehkan menikahi pria dari luar suku.

Nah itulah 3 ritual paling keji yang mempeolehkan seorang wanita di perkosa.

Advertiser