Sabtu, 06 Agustus 2016

Selama Olimpiade 2016, Tarif PSK di Brasil Naik

Cahgalek.com - Masyarakat Brasil, khususnya Rio de Janeiro tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan mendulang pundi-pundi uang pada Olimpiade 2016. Bukan cuma pedagang atau pemilik hotel, Olimpiade juga dimanfaatkan para pekerja seks untuk meningkatkan pendapatan.
Seperti dikutip dari liputan6.com, seorang pekerja seks di Rio de Janeiro, Juliana mematok tarif kencan sampai 100 poundsterling, sekitar Rp1,7 juta perjam. Tarif tersebut lebih tinggi dari hari-hari biasa. Wanita berusia 23 tahun itu coba memanfaatkan kehadiran wisatawan mancanegara saat Olimpiade.

Diperkirakan ada 400.000 wisatawan yang akan hadir dalam perhelatan akbar itu. "Saya senang dengan kehidupan seperti ini. Saya memiliki mobil dan apartemen. Kalau tidak begini, saya mungkin cuma punya handphone," kata Juliana.

Di Brasil kegiatan prostitusi telah dilegalkan. Hal itu membuat Juliana sama sekali tidak takut kena 'garuk' oleh petugas keamanan dan dengan tenang mencari uang untuk melanjutkan gaya hidupnya yang tergolong mewah. "Kenapa saya harus takut kepada polisi? Mereka juga klien saya. Pelacuran diterima oleh siapa pun di sini. Ini jalan mudah mendapatkan uang di masa sulit," katanya lagi.

Dalam dunia bisnis esek-esek di Brasil, khususnya di Rio, Juliana dikenal dengan nama Bruna. "Saya juga ingin memenangkan emas Olimpiade untuk seks. Mungkin saya bisa menemukan seorang pacar atlet yang bisa membawa saya pergi dari sini. Seperti Julia Roberts dalam (film) Pretty Woman," tandas Juliana.

Untuk gadis-gadis di Brasil, prostitusi adalah cara mudah dan juga masih bisa diterima. "Ini pekerjaan, dengan cara mudah mendapatkan uang di tengah sulitnya pekerjaan dan ekonomi yang berantakan," ucapnya.

Biasanya, Juliana bekerja tiga atau empat hari dalam seminggu, dengan rata-rata empat klien per hari. Namun khusus di Rio 2016 ini, dia pasang target tinggi bisa bekerja setiap malam. "Saya menyukai apa yang saya lakukan, bisa membangun diri untuk hidup dengan melakukan hal ini. Saya punya mobil, apartemen, komputer dan telepon. Jadi sekarang, ini (Rio 2016) adalah kesempatan saya mendapatkan uang dan bahkan mencari jalan keluar dari hidup saya," ujarnya.

Advertiser